LHOKSEUMAWE, ACEHHERALD.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe bakal tidak bisa melaksanakan pembangunan secara maksimal karena keterbatasan anggaran. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya Rp56 Miliar sehingga Pemko akan tertatih dalam merealisasikan program di tahun 2024.
Arah kebijakan umum dan prioritas anggaran sementara tahun 2024 sudah diajukan dalam paripurna DPRK Lhokseumawe pada hari Jumat (18/8/2023).
Secara lugas dan gamblang Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran membacakan arah pembangunan tahun 2024. Dalam KUAPPS ia memaparkan sejumlah hal yang akan dilakukan pada tahun depan.
Data yang diperoleh Acehherald.com, jumlah target anggaran yang direncanakan pada tahun 2024 sekitar Rp746 Miliar. Dana ini terdiri dari transfer dari pusat Rp 676 Miliar, PAD Rp 56 Miliar dan dana dari sumber lain yang sah Rp13,3 Miliar.
Saat pidato di depan 18 anggota DPRK Lhokseumawe, Dr Imran mengemukakan arah pembangunan tahun 2024. Fokus pada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pengurangan angka kemiskinan, angka stunting, pengendalian inflasi, pelaksanaan persiapan pemilihan kepala daerah, pemilihan umum legislatif dan presiden.
Arah pembangunan telah memperhatikan tema pembangunan pemerintah pusat dan pemerintah Aceh tahun 2024.
Pembangunan Lhokseumawe tahun 2024 bersinergi antara pusat dan daerah dalam perencanaan, percepatan, pengendalian dan evaluasi yang berdasarkan isu strategis tahun 2024. Reformasi birokrasi, pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan mutu kesehatan tetap menjadi pijakan.
Paripurna pada hari itu dipimpin oleh Irwan Yusuf (Partai Gerindra) dan T Sofianus (Partai Demokrat).
Penulis : Yuswardi




