
SIGLI I ACEHHERALD.com
MENYAMBUT HUT RI Ke-75 Pemkab Pidie, Provinsi Aceh, mengibarkan bendera Merah Putih ukuran 6 x 3 meter di atas Water Leading (menara air) peninggalan Belanda, Rabu (12/08/2020).
Penyerahan Bendera tersebut oleh Wakil Bupati Pidie,Fadhlullah TM Daud,ST kepada pasukan pengibar bendera dari unsur TNI/Polri,dan Satpol PP Pidie yang disaksikan seluruh Unsur Forkopimda Pidie, bertempat halaman depan Water Leading, Gampong Blok Bengkel,Kota Sigli.
Kapolres Pidie, AKBP. Zulhir Destrian,S.I.K,MH mengatakan, pemasangan bendera di Water Leading ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Dikarenakan sudah sekian lama di tempat pertama berkibar sang saka merah putih di Pidie,26 Agustus 1945 lalu, justru tidak pernah lagi berkibar bendera Merah Putih di lokasi itu. “Sekarang kita berinisiatif untuk mengibarkannya, menjelang HUT ke-75 RI. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenang kembali jasa para pahlawan bangsa kita dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Kapolres.
Seperti diketahui, Water Leading merupakan menara air peninggalan Belanda. Sejarah mencatat, pada 26 Agustus 1945 Rakyat dari berbagai kalangan di seputaran Pidie menaikkan bendera Merah Putih untuk pertama di lokasi itu, dan juga menjadi penaikan bendera pertama di Pidie.
Water Leading, yang jadi tempat bersejarah itu sudah sangat lama terabaikan. Pihak Polres Pidie seperti diakui oleh AKP. Iswahyudi,SH, Kabagops Polres Pidie, berkeinginan untuk merawat kembali tempat bersejarah tersebut.
Kepada awak media,Iswahyudi mengatakan,sepatutnya Water Leading dijadikan situs sejarah, karena tempat ini sarat dengan nilai sejarah perjuangan kemerdekaan.
Juga berharap nantinya diseputaran Water Leading pada malam hari bisa dimanfaatkan untuk tempat jajanan kuliner para warga kota dan sekitarnya. Artinya, sejarah dikenang lagi dan UMKM juga hidup.
Penulis : */Nurdinsyam



















