
PEMALANG- ACEHHERALD.com
Parah…. Saat orang-orang sedang sedang berjuang untuk mempertahankan hidup di sel-sel khusus rumah sakit akibat wabah corona yang dikenal dengan virus baru Covid-19, tega-teganya seorang menantu justru menghabisi mertuanya sendiri.
Anehnya, pembunuhan sang mertua dilakukan menantu bejat itu di bulan suci Ramadhan. Saat umat Islam sedang meningkat ketaqwaan dalam menghiasi Ramadhan, tersangka PDS justru melumuri tangannya dengan menghabisi mertuanya. Yang dihabisi PdS adalah ibu mertuanya sendiri. Setelah itu jasad korban dibuang ke sungai dan hingga saat ini belum ditemukan.
Peristiwa ini terjadi di Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Korban bernama Siti Rahayu (40 tahun), dihabisi oleh menantunya sendiri PDS (30 tahun) warga asal Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul.
Peristiwa tersebut diketahui warga pada Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 06.30 WIB karena mendengar teriakan anak korban yang masih berusia 3,5 tahun.
Warga yang berdatangan langsung menenangkan anak korban yang menangis histeris. Warga melihat ada bercak darah di dapur dan kamar mandi. Melihat kondisi itu warga lantas menelepon Dwi Hartiani (18), istri pelaku yang juga anak kandung korban, saat tengah bekerja di Randudongkal.
“Rumahnya memang agak terpencil di belakang pemukiman warga. Jadi warga tidak mengetahui secara detail apa yang terjadi sebelumnya. Hanya ada teriakan histeris pada paginya,” kata Rotip, Kepala Desa Majalangu, dilansir Acehherald.com dari Detikcom, Minggu (26/4/2020) sore.
“Mereka disini mengontrak. Mereka dari Desa Jojogan. Di sini mengontrak untuk buka usaha, usaha konveksi. Mereka juga jarang bergaul dengan warga. Jadi warga kurang paham,” lanjutnya.



















