Mantan Bek Persiraja Meninggal Dunia

BANDA ACEH I ACEH HERALD INNA lillahi wainna ilaihi rajiuun. Mantan palang pintu lini belakang Persiraja Banda Aceh, saat bonden itu masih dipimpin legenda olahraga Aceh, H Dimurtala, yaitu Nyak Rani, dilaporkan meninggal dunia malam ini, di Lhokseumawe. Informasi berpulangnya Nyak Rani mulai beredar di berbagai WAG komunitas olahragawan dan jurnalis, sejak pukul 22.30 WIB … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Almarhum Nyak Rani kalamasih di rumah sakit di Lhokseumawe..Foto Ist

BANDA ACEH I ACEH HERALD

INNA lillahi wainna ilaihi rajiuun. Mantan palang pintu lini belakang Persiraja Banda Aceh, saat bonden itu masih dipimpin legenda olahraga Aceh, H Dimurtala, yaitu Nyak Rani, dilaporkan meninggal dunia malam ini, di Lhokseumawe.

Informasi berpulangnya Nyak Rani mulai beredar di berbagai WAG komunitas olahragawan dan jurnalis, sejak pukul 22.30 WIB barusan.  “Telah berpulang ke Rahmatullah salah satu tokoh sepakbola Aceh. Pak Nyak Rani di Lhokseumawe barusan.” Demikian bunyi pesan yang masuk dalam WAG ‘olahraga’ yang dihuni oleh pegiat olahraga dan jurnalis, malam ini.

Ismail M Syah salah seorang wartawan olahraga senior yang dihubungi acehherald.com malam ini mengatakan, Nyak Rani terhitung satu dengan generasi dengan HT Hermansyah dan Zulkarnain. Nyak Rani saat aktif di Persiraja yang kala itu baru meraih juara Perserikatan PSSI, satu generasi di bawah A Rani, M Dan dkk yang meraih juara PSSI usai mengalahkan Irian Jaya 3-1 di final.

Sehari hari, Nyak Rani bersama Zulkarnain tetap bermukim di Lhokseumawe, walaupun tercatat sebagai pemain di skuat Persiraja Banda Aceh. “Waktu itu almarhum juga tercatat sebagai karyawan PT Bechtell. Saya yang ditugaskan oleh Bang Dimur –sapaan akrab H Dimurthala—untuk menjemput almarhum di Lhokseumawe sekaligus membawa surat permintaan dari manajemen Persiraja kepada manajemen Bechtell,” ujar Ismail M Syah.

Posisi Nyak Rani di Persiraja adalah sebagai back, namun tak jarang melakoni sebagai stopper, posisi mana yang diisi oleh A Rani, yang kala itu menjadi el kapiten Persiraja di generasinya. Selamat jalan sahabat, semoga Allah mengganjar mu dengan Jannah NYA. Amin.

Baca Juga:  Almuniza Kamal: Kecelakaan, Gubernur Aceh Dirawat di Jakarta

Berita Terkini

Haba Nanggroe