Mahasiswa Penerima Bansos Covid-19 dari Pemerintah Aceh Terus Bertambah

BANDA ACEH | ACEH HERALD Jumlah mahasiswa Aceh berdampak Covid-19 yang belajar di luar negeri dan luar daerah penerima bantuan sosial dari Pemerintah Aceh terus bertambah. Dari 1.555 jumlah proposal yang masuk, tercatat 1.138 mahasiswa sudah menerima dana bantuan tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, Rabu (17/6/2020) … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto                       FOTO ACEH HERALD/M NASIR YUSUF

BANDA ACEH | ACEH HERALD

Jumlah mahasiswa Aceh berdampak Covid-19  yang belajar di luar negeri dan luar daerah penerima bantuan sosial dari Pemerintah Aceh terus bertambah. Dari 1.555 jumlah proposal yang masuk, tercatat 1.138 mahasiswa sudah menerima dana bantuan tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, Rabu (17/6/2020) kepada Aceh Herald.com. Dikatakan, jumlah mahasiswa penerima bantuan tersebut bertambah 10 orang dari sebelumnya. Sehingga jumlah total yang telah menerima bantuan sosial itu berjumlah 1.138 orang.

“Bansos ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Aceh terhadap para Mahasiswa Aceh yang masih bertahan di negeri orang dan belum bisa kembali ke kampung halaman, akibat pandemi Covid-19,“ ujar Iswanto.

Ia mengatakan, bantuan sosial tersebut sudah ditransfer langsung ke rekening mahasiswa sebanyak 1.138 orang itu. Ia menyebutkan, mahasiswa Aceh yang kuliah di provinsi lain di luar Aceh, akan mendapatkan bantuan sosial maksimal sebesar Rp1 juta. Sedangkan untuk pelajar Aceh yang berkuliah di luar negeri, bantuan sosial yang diberikan maksimal sebesar Rp2,5 juta.

Iswanto menyebutkan, per hari ini, jumlah berkas mahasiswa Aceh yang telah diterima pihaknya mencapai 1.555 berkas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.138 berkas sudah ditransfer, 260 masih dalam proses dan 157 tidak memenuhi syarat.

Iswanto menjelaskan, sebanyak 260 orang masih dalam proses, karena belum melengkapi bahan dan adanya kesalahan berkas. Mulai dari buku bank yang tidak terbaca di sistem atau karena buku bank yang beda dengan nama pemohon.

“Sedangkan 157 berkas yang tidak memenuhi syarat, itu disebabkan yang bersangkutan berstatus Pegawai Negeri Sipil, dosen dan tidak ber-KTP Aceh, ” ujar dia.

Baca Juga:  Cegah KDRT dan Perceraian di Masa Pandemi, Pemerintah Aceh Gelar Webinar Internasional

Iswanto menambahkan, Bansos dampak Covid-19 bagi mahasiswa asal Aceh itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020.

Para Mahasiswa Aceh penerima Bansos Dampak Covid-19 itu tersebar di berbagai provinsi dan negara, mulai dari Medan, Padang, Jakarta, Yogjakarta, Surakarta, Surabaya, Malang, serta sejumlah provinsi lainnya. Sedangkan pelajar Aceh penerima Bansos dampak Covid-19 di luar negeri, tersebar di Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Sudan, Iran, Tunisia, Belanda, India, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.[]

Editor : M Nasir Yusuf

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe