
JAKARTA | ACEH HERALD
DUA perusahaan dari Korea Selatan, Magnatech dan MIT Global menjalin kerjasama dengan PT Imza Rizky Jaya (IRJ) di kantor PT IRJ Group, lantai 25, The Plaza Office Tower Plaza Indonesia, kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
Pertemuan antara perusahaan dua negara ini, membahas tentang lanjutan kerjasama Program Indonesia Terang yaitu rencana lokasi pemasangan dan pabrik lampu tenaga surya atau Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), lokasi pembangunan Rumah Sakit Imza bertaraf internasional dan pengerjaan MRT di Indonesia yang diprakarsai oleh PT Imza Rizky Jaya Group.
Dalam lanjutan pertemuan kerjasama internasional tersebut, langsung dipimpin oleh Presiden Direktur PT Imza Rizky Jaya Group, Dr (Cn) Hj Rizayati SH MM, yang didampingi beberapa pejabat tinggi perusahaan tersebut.
Sedangkan dari dua perusahaan asal Korea itu, juga langsung dihadiri oleh presiden atau pemimpin perusahaan PT Magnatech, Mr Park dan Mrs Park dari PT MIT Global MRT. Mereka disambut baik oleh Hj Rizayati. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Presiden Direktur PT Imza Rizky Jaya Group, Hj Rizayati, kepada Aceh Herald mengatakan, investor asal Korea tersebut sudah tiba di Jakarta sejak beberapa hari lalu. Mereka selama ini menjalani karantina di Jakarta.

Sementara Hj Rizayati juga baru kembali dari kampung halamannya di Bireuen, Aceh, pasca libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. “Alhamdulillah pertemuan hari ini dengan investor asal Korea merupakan pertemuan lanjutan, sebelumnya kami juga sudah berkunjung ke Korea dan investor Korea juga sudah berkunjung ke Indonesia, yaitu ke Aceh dan Jakarta,” sebut Hj Rizayati
Dalam pertemuan tersebut, kata pengusaha muda asal Bireuen Aceh ini, pihaknya membahas rencana lokasi pemasangan dan pabrik PJUTS dan lokasi pembangunan rumah sakit Imza di Indonesia serta rencana pembangunan MRT yang akan dibangun pihaknya.
Dikatakan Presiden Partai Indonesia Terang, rencana awal akan dibangun di Aceh, tetapi di Aceh sistem Perbankan berubah, jadi investor asal Korea harus pikir-pikir ulang untuk berinvestasi di Aceh. Sehingga kemungkinan pihaknya akan mencari lokasi di luar Aceh. “InsyaAllah kami akan memasang lampu PJUTS di Merauke Irian Jaya dan di seluruh Nusantara sebagai lanjutan Program Indonesia Terang dan akan membangun rumah sakit Imza bertaraf internasional serta akan membangun pabrik lampu tenaga Surya dan pekerjaan MRT,” pungkas wanita yang juga diberi gelar Srikandi Cut Nyak Cahaya Jeumpa itu.(*)
Penulis : Ferizal Hasan




