
BLANGPIDIE | ACEH HERALD
PENGURUS Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengajak para santriwan dan santriawati untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan atau penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sedang mewabah saat ini.
Ajakan disampaikan Ketua PWI Abdya, Drs H Zainun Yusuf di sela-sela kunjungan ke sejumlah pondok pesantren modern di kabupaten setempat, Kamis (17/6/2021).
Kegiatan diberi nama ‘Saweu Pondok Modern’ ada tiga pesantren yang dikunjungi pengurus PWI Kabupaten Abdya, yaitu Pesantren Khazanatul Hikam, Desa Mata Ie/Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie.
Pesantren Ibnu Sina, Desa Padang Sikabu, Kecamatan Kuala Batee, dan dan Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil. Kunjungan itu , dalam rangka sosialisasi pencegahan Covid-19.
Ketua PWI Abdya, didampingi pengurus pesantren yang dikunjungi mengatakan, ajakan untuk menerapkan menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari adalah penting dilaksanakan. Mengingat Corona yang sedang mewabah saat ini bisa terjangkit kepada siapa saja, jika kondisi kesehatan tidak dijaga dengan baik.
Terkait hal ini, Pengurus PWI Abdya terpangil untuk turun langsung ke lokasi pesantren modern untuk mengajak santriwan dan santriwati, termasuk tenaga pengajar untuk lebih bertanggungjawab, taat dan patuh dalam penerapan prokes untuk mencegah Covid-19 demi kemaslahatan bersama.
Sebab, berdasarkan pantauan pihaknya, masih banyak kalangan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah seperti pusat keramaian lainnya mengabaikan ketentuan menerapkan Prokes, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Kondisi itu membuat PWI Abdya bergerak dan turun langsung ke lapangan guna menghimbau kalangan santri untuk lebih taat menerapkan ketentuan prokes Covid-19. “Para santriwan/ti harus membiasakan diri menerapkan Prokes Covid-19, baik saat berada di lingkungan pesantren, maupun saat berada di luar untuk keperluan tertentu,” kata Ketua PWI Abdya, H Zainun Yusuf, didampingi Sekretaris PWI, Safrizal SH ketika mengunjungi Pesantren Ibnu Sina di Desa Padang Sikabu, Kecamatan Kuala Batee.
Kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 itu juga mengunjungi Pesantren Khazanatul Hikam di Desa Mata Ie/Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie dan Dayah Manyang Puskiyai Aceh di Desa Kayee Aceh Kecamatan Lembah Sabil, kawasab perbatasan dengan Kabupaten Aceh Selatan.
Ditambahkan kegiatan sosialisasi dan imbauan untuk disiplin menerapkan prokes agar kalangan santriwan/ti di pesantren benar-benar paham dan tidak panik terhadap penyebaran virus Corona.
“Intinya, PWI Abdya bersama-sama mngimbau kepada santri agar tetap waspada, sekaligus mengajak untuk terus membudayakan hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ungkapnya.
PWI Abdya sangat mengharapkan peran serta dan kerja sama dari pihak pengurus pesantren untuk meningkatkan kesadaran untuk sama-sama mematuhi instruksi dari pemerintah terkait penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19. Dengan adanya kegiatan tersebut mudah-mudahan penerapan prokes tetap berjalan dengan baik dan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Abdya. Alhamdulillah, ke tiga pesantren yang kami kunjungi sudah memadai kondisinya, bahkan lingkungan pesantren juga bersih,” tandas Zainun.
Selain memberikan sosialisasi, dalam kegiatan sosialisasi tersebut PWI Kabupaten Abdya juga menyerahkan masker, handsanitizer, alat semprot disinfektan kepada pihak pesantren sebagai bentuk dukungan dalam penerapan prokes.
Sementara Pimpinan Pesantren Ibnu Sina, Ustaz Iin Supardi SSEI menyambut baik kedatangan Pengurus PWI Abdya. Bahkan pihaknya mengapresiasi upaya PWI Abdya dalam mensosialisasikan pencegahan penularan Covid-19 dengan mangajak seluruh masyarakat, termasuk para santriwan/ti untuk tetap menerapkan prokes. “Kegiatan seperti ini patut diapresiasi dan para santri juga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatannya. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut, sehingga hubungan pihak pesantren dan wartawan, khususnya PWI Abdya dapat terus terbina dengan baik,” kata Iin Suparti, didampingi Ketua Yayasan, dan Tenaga Pengajar Pesantren Ibnu Sina.(*)




