
REDELONG I ACEH HERALD
PERGURUAN Karate Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) Cabang Bener Meriah memang baru berumur seumur jagung, namun perguruan Karate alira Kushin Ryu ini sudah berani menargetkan salah satu atlit andalannya untuk lolos melaku ke PORA 2022 di Sigli nanti.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus KKI Bener Meriah Erwin ST MSI melalui Sekretarisnya, Robby, Rabu, (30/06/21).
Atlit andalan KKI yang sedang dipersiapkan untuk tampil membela nama Kabupaten Bener Meriah pada ajang even Pra PORA yang direncanakan digelar pada bulan September nanti di Langsa, adalah Ridho Sepdian.
Berdasarkan penuturan Robby, Ridho adalah peraih medali emas pada even PORA 2018 di Jantho saat itu setelah berhasil mengalahkan Karateka asal Lhokseumawe, Arbel dengan Hansoku atau 4 kali pelanggaran. Berhasil meraih medali emas, mengantarkan Ridho untuk melaju ke Pra PON yang digelar di Jakarta, namun sayang, Ridho harus gagal setelah beberapa kali menelan kekalahan dari atlit nasional lainnya, sehingga langkah Ridho untuk melaju ke PON XX Papua terhenti di Jakarta.
Namun untuk kali ini, Robby optimis bahwa Ridho akan mengharumkan nama Bener Meriah pada even Pra PORA dan PORA nanti, keoptimisan Robby ini sangat beralasan, karena ia yakin berkat dukungan semua pihak yang ada di Bener Meriah, baik Pemda maupun KONI dan FORKI serta seluruh elemen masyarakat Bener Meriah akan membangkitkan semangat atlit dan pelatih untuk semakin giat berlatih guna mempersiapkan diri baik secara fisik, skill maupun mental menjelang pertandingan nanti. “Kita optimis Ridho mampu mengharumkan nama Kabupaten Bener Meriah di Cabang Olahraga Karate pada even Pra PORA dan PORA Sigli 2022 nanti, karena selama ini kita sudah melakukan rangkaian pelatihan terhadap Ridho baik fisik, teknik dan sSkill, namun kita sangat butuh dukungan dari masyarakat Bener Meriah khususnya Pemda, KONI dan FORKI,” ujar Robby.
Untuk menjadi yang terbaik di Aceh, lanjut Robby, Ridho harus di Training Center (TC) kan minimal selama 1 bulan di Camp Pusat Pelatihan KKI yang berada di Lhokseumawe.
Untuk mencapai TC tersebut, sambung Robby lagi, banyak kendala dan hambatan yang dialami pihaknya saat ini, diantaranya sumber dana untuk transportasi, akomodasi dan konsumsi atlit selama mengikuti TC dan juga biaya pelatihan selama di sana.
Oleh karena itu, lanjutnya, pihak Pengurus KKI dan Pengurus Doujou KKI Muda Angkasa Kabupaten Bener Meriah berharap, agar kendala yang mereka hadapi ini segera mendapat solusi, tentu saja dengan campur tangan dan keterlibatan semua stake holder di Bener Meriah. “Kita sangat berharap bantuan dan dukungan dari seluruh masyarakat Bener Merah, karena ini PON XXI, Aceh dan Sumutera Utara tuan rumah, jadi jika Ridho berhasil meraih medali emas di PORA Sigli 2022, secara otomatis Ridho dipastikan lolos ke PON XXI membawa nama Aceh dan mengharumkan nama Kabupaten Bener Meriah tentunya,” harap Robby.



















