Kesbangpol Aceh Gelar Rapat Gabungan Bersama PPWK dan FPK

“Kontestasi politik itu sangat berpotensi terjadinya gesekan massa, terutama dalam konteks Pilkada, yaitu antarkubu yang terlibat dalam kontestasi Pilkada,”
Rapat gabungan FPK dan PPWK Aceh, Kamis (05/10/2023).

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Aceh, Kamis (05/10/2023), menggelar Rapat Gabungan sekaligus silaturrahmi dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bersama jajaran Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Aceh, di Ruang Memorial Perdamaian Aceh, Sekretariat Kesbang Pol Aceh.

Rapat gabungan itu dipimpin langsung oleh Kaban Kesbang Pol Aceh, Dedy Yuswadi AP didampingi Kabid Ideologi Munawarsyah, serta Ketua FPK Aceh, Prof Dr Syhrizal Abbas MA. Dalam sambutan singkatnya, Dedy yang baru dilantik sebagai Kaban Kesbang Pol Aceh tanggal 16 Agustus 2023 itu mengingatkan tentang bakal meningkatnya dinamika sosial menjelang puncak tahun politik, terutama kala Pilkada. “Kontestasi politik itu sangat berpotensi terjadinya gesekan massa, terutama dalam konteks Pilkada, yaitu antarkubu yang terlibat dalam kontestasi Pilkada,” kata Dedy yang mantan Kadispora Aceh.

Dedy juga sempat menceritakan pengalamannya kala menjabat sebagai Pj Bupati Aceh Selatan enam tahun silam. Saat saat pencoblosan untuk pemilihan bupati defenitif, Dedy malah didampingi langsung oleh Kapolda Aceh kala itu, yang turun langsung ke Aceh Selatan mengawasi Pilkada kala itu. “Alhamdulillah berlangsung aman dan sukses,” kata Dedy.

Ditambahkan, peran semua elemen masyarakat sangat diharapkan untuk meminimalisir potensi konflik itu, termasuk dalam hal ini FPK yang terdiri dari lintas etnik dan budaya, serta juga jajaran PPWK yang memiliki peran untuk mengedukasi masyarakat tentang wawasan kebangsaan, terutama dalam kaitan kerukunan berbangsa dan bernegara. “Intinya, semua kita memiliki peran untuk mewujudkan perdamaian dan meminimalisir konflik di tahun politik dengan kondisi sosiologi massa yang rentan,” tutur Dedy yang juga Wakil Ketua PPWK dan diketuai langsung oleh Sekda Aceh.

Pose bersama jajara FPK dan PPWK dengan Kaban Kesbang Pol Aceh.

Sementara itu Ketua FPK, Prof Syahrizal Abbas mengatakan, FPK adalah forum silaturrahmi keragaman suku, budaya dan tradisi, serta mewujudkan harmoni dengan tidak menghilangkan identitas.”Kita jadikan FPK sebagai forum dialog isu isu kebangsaan dan pembangunan dalam rumah besar Indonesia,” kata Syahrizal yang juga dosen senior UIN Arraniry itu.

Baca Juga:  Ketua dan Pimpinan Fraksi DPRA Terima Dubes Swiss

Ditambahkan, FPK juga memetakan potensi yang berpeluang memunculkan gesekan yang harus dimenej secara arif, untuk perbaikan dan cegah dini. “Kita telah punya kader FPK di daerah dan mereka siap mensosialisasikan masalah kerukunan, serta memberikan informasi yang riil tentang kondisi keberagaman hingga informasi seputar dinamika dalam masyarakat,” tutur Syahrizal yang juga mantan Kadis Syariat Islam Aceh itu.

Rapat gabungan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dihadiri oleh unsur PFK dan jajaran pengurus PPWK Aceh yang terdiri dari lintas profesi.

Berita Terkini

Haba Nanggroe