BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Gelaran Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-39 Muhammadiyah Aceh dan Musyawarah Wilayah ‘Aisyiyah, tinggal menyisakan waktu sebentar lagi. Agenda besar lima tahunan tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 12-13 Sya’ban 1444 Hijriah/4-5 Maret 2023 Masehi di Kabupaten Bireun.
Saat ini panitia sudah mulai melakukan rangkaian persiapan utama jelang agenda besar itu. Hal tersebut dilihat dari animo panitia yang sudah mulai mengevaluasi agenda dan rangkaian kegiatan dari masing-masing bidang.
Agenda Muswil Muhammadiyah Aceh tersebut mengusung tema “Memperkuat Syariat, Memajukan Ummat”. Sementara Musywil ‘Aisyiyah Aceh mengusung tema “Perempuan Berkemajuan dalam Menegakkan Syariat”.
Ketua Panitia Musyawarah Wilayah ke-39 Muhammadiyah Aceh, A Malik Musa turut melakukan evaluasi kesiapan teknis jelang Musywil yang akan diselenggarakan tersebut.
Malik Musa menuturkan, sejauh ini persiapan tinggal yang bersifat teknis saja, seperti mengenai penginapan peserta dan dapur umum, katanya.
Selain itu, kita sudah siap menyambut tamu dan peserta yang akan hadir nanti, termasuk penginapan untuk tamu dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Menteri yang akan hadir nantinya.” ungkap Dosen Fakultas Hukum USK itu.
Adapun Menteri yang dijadwalkan datang pada Musywil tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Direncanakan, Menteri Muhadjir Effendy akan menghadiri seminar pendidikan. Sedangkan Zulkifli Hasan menghadiri penutupan Muswil Muhammadiyah Aceh. “Kehadiran keduanya sudah diagendakan,” kata A Malik Musa.
Ia menambahkan, kegiatan Musywil ini nanti juga akan dibantu oleh panitia lokal, dalam hal ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bireun sebagai tuan rumah penyelenggara Musywil.
“Disamping persiapan kebutuhan utama, kita juga akan sediakan space pameran, bazar dan layanan kuliner untuk 5000 porsi yang sudah dipersiapkan oleh pihak Lazismu,” ungkap Malik.
Secara terpisah, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Almanar melaporkan, saat ini sudah ada 39 nama yang sudah menyatakan kesediaan untuk maju calon formatur Pimpinan Wilayah Aceh untuk periode 2022 – 2027.
Sebelumnya pihak Panitia Pemilihan telah mendatakan ada 61 nama yang direkomendasikan, namun sampai saat ini hanya 39 orang yang menyatakan kesediaan. Rekomendasi tersebut berasal dari permintaan masing – masing Pimpinan Daerah ditiap – tiap PDM Se-Aceh. “Kita juga masih menunggu kesediaan bakal calon formatur lainnya sampai tanggal 21 Februari 2023 nanti, ungkap Mantan Anggota DPR Aceh itu.
Nantinya nama – nama yang menjadi calon tetap akan diajukan kepada masing – masing pemilik suara. Dari data yang telah dirampungkan ada sebanyak 318 suara yang akan memilih pada Musywil nanti.
Penulis : Andika Ichsan/Banda Aceh




















