Jadwal Kompetisi Belum Pasti, Pemain Madrid Setuju Laga Tanpa Penonton

MADRI I ACEHHERALD.com – Pemain sayap Real Madrid Lucas Vazquez secara personal mengungkapkan dukungannya untuk digulirkannya lagi kompetisi sepakbola Liga Spanyol atau Laliga. “Dua jam laga membuat masyarakat melupakan sejenak pandemi corona,” katanya singkat reporter Marca, Minggu (3/05/2020) hari ini. Lucas juga setuju jika laga lanjutan La Liga yang terhenti sejak Maret 2020 lalu itu … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Lucas sejenak mengamil penalty dalam laga final Champions antara Madrid dan Atletico di Sansiro, tahun 2016.

MADRI I ACEHHERALD.com – Pemain sayap Real Madrid Lucas Vazquez secara personal mengungkapkan dukungannya untuk digulirkannya lagi kompetisi sepakbola Liga Spanyol atau Laliga. “Dua jam laga membuat masyarakat melupakan sejenak pandemi corona,” katanya singkat reporter Marca, Minggu (3/05/2020) hari ini.

Lucas juga setuju jika laga lanjutan La Liga yang terhenti sejak Maret 2020 lalu itu dilakukan secara tertutup, sesuai protokol Covid, yang mengutamakan social dan physical distancing. “Nggak masalah, masyarakat bisa menyaksikan melalui televisi dan mereka akan mlupakan sejenak horor corona,” tutur Lucas, seperti dikutip The Guardian.

Seperti diketahui, covid 19 membuat semua kompetisi sepakola di Eropa terhenti. Khusu Real Madrid, gaji pemain juga dipangkas 20 persen. “Bagi kami itu juga bukan masalah besar, secara tim di bawah komando el kapiten Segio Ramos, kami juga sepakat dengan manajemen soal pemangkasan gaji itu,” tandas Lucas.

Secara tim kami juga telah bersepakat untuk memulai laga Laliga, dan kami siap untuk Latihan lagi, walau harus melewati protokol covid seperti diungkapkan pemegang otoritas La Liga. “Madrid adalah klub besar dengan banyak karyawan, kmi seperti keluarga, dan penting untuk berpikir ke arah yang sama. Kami melakukan apa yang kami anggap benar. Kami tidak ragu-ragu, termasuk untuk tampil kembali ke lapangan,” ujar Lucas yang menyambut antusias pencabutan status lockdown di Spanyol saat ini. “Betapa sedih ketika menyadari selama ini kita terbiasa berkompetisi, berlatih, bepergian, bersama setiap hari 30 orang, sepanjang waktu. Tapi belakangan saat lockdown, anda hanya sendirian di kamar. Ini benar benar mimpi buruk, tapi telah berlalu.”

Lucas punya moment yang tak terlupakan bersama Real Madrid, ketika Final Liga Champions tahun 206, saat terjadi derby Madrid, kala el real menjajal Atletico.

Baca Juga:  HASIL DERBI MADRID, EL REAL PECUNDANGI ATLETICO 2-0

Ia imgat mulai saat ia memutar bola dengan jarinya saat ia berjalan dari lingkaran tengah lapangan untuk mengambil penalti dalam drama adu penalty di Stadion San Siro atau Geuseppe Meazza, Milan Italia. Setelah kedua tim main imbang 1-1 selama babak regular.

Kala itu hentakan Lucas menjebol gawang Atletico yang dikawal Oblac. Skor menjadi 5-3 dan Madrid menggengam Titel Champions antarklub Eropa.

Bersama El Galacticos, Lucas merasakan tiga titel Liga Champions. “Ini moment yang luar biasa, dan saya ingin mengulangnya lagi.”

Lucas sejauh ini ingin mengakhiri karinya bersama Madrid. Walaupun beberapa klub Liga Primer telah menanti tandatangannya. “Saya berobsesi mengkhiri karir di Madrid. Tapi perlu juga diingat, dalam sepakbola semuanya tak bisa diprediksi,” kata Lucas, seraya memberi sinyal jika sejak kecil ia telah menonton Liga Primer, dan merasa sepakbola seperti itu juga sesuai dengan karateristik dan gaya kepridian dia yang dinamis.

 

Penulis     : Nurdinsyam

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe