
MEUREUDU I ACEHHERALD.com-
DALAM sepekan terahir, harga jual telur ayam ras di kios grosir Pidie Jaya menurun antara Rp 5.000 – Rp 7.000 per-lempeng (isi 30 butir). Jika sebelumnya dijual Rp 42.000 hingga Rp 45.000 per-lempeng, sementara dalam dua hari terakhir dilepas dengan kisaran Rp 37.000-Rp 38.000 per-lempeng. Sedangkan beberapa jenis barang dagangan lainnya seperti minyak makan, gula pasir dan tepung masih stabil.
Apa Is, salah seorang pedagang grosir terbesar di Meureudu yang mangkal di Meunasah Lhok , menjawab Acehherald.com, Rabu (2/9/2020), permintaan telur ayam oleh sejumlah pedagang atau kios pengecer di Meureudu termasuk juga Meurahdua masih tetap seperti biasa (tak ada pengaruh dengan harga). ia juga mengaku tidak tahu persis penyebab utama harga telur belakangan menurun.
Malah, lanjut Apais, yang saat ditemui Acehherald.com sedang melayani pembeli, jika pedagang pengecer membeli antara 8-10 lempeng (diistilahkan satu ikat), maka harganya pun lebih murah lagi. Yaitu, Rp 35.000-Rp 36.000. Telur tersebut dipasok dari Medan (Sumut) degan interval waktu setiap pekan. Begitu juga dengan barang dagangan lainnya seperti minyak goreng, gula pasir dan lainnya.
Beberapa pedagang eceran membenarkan, dalam sepekan terakhir harga telur ayam hanya sedikit menurun. Kendati harganya turun, namun pedagang eceran menjual antara 6-7 butir per-Rp 10.000. “Hanya sedikit saja turun dan itu tidak terlalu berpengaruh bagi kami pedagang kecil,” kata seorang pedagang eceran di Meurahdua.
PENULIS : ABDULLAH GANI (PIDIE JAYA)




