Gubernur Nova Buka ATM 2.0 dan Launching CoE Pariwisata Aceh 2021

BANDA ACEH | ACEH HERALD. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Aceh menggelar Launching Calender of Event Aceh 2021 sekaligus membuka Aceh Travel Mart 2.0 yang berlangsung di Hermes Palace Hhotel, Banda Aceh, Senin (22/3/201). Pada tahun 2021, akan ada 67 event atraksi wisata dan ragam budaya lokal dengan 3 diantaranya masuk dalam Kharisma Nusantara Kemenparekraf … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Gubernur Aceh Nova iriansyah didampingi Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya SH MBA, Wakil Ketua DPRA Hendera Budian, Kadis Budpar Aceh Jamaluddin, dan Ketua DPP ASPPI, Safor Mardianto membuka Aceh Travel Mart 2.0 dan sekaligus meluncurkn Calendar of Event (CoE) Pariwisata Aceh tahun 2021 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Senin (22/3/2021). FOTO ACHEHERALD.COM/M NASIR YUSUF.

BANDA ACEH | ACEH HERALD.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Aceh menggelar Launching Calender of Event Aceh 2021 sekaligus membuka Aceh Travel Mart 2.0 yang berlangsung di Hermes Palace Hhotel, Banda Aceh, Senin (22/3/201).
Pada tahun 2021, akan ada 67 event atraksi wisata dan ragam budaya lokal dengan 3 diantaranya masuk dalam Kharisma Nusantara Kemenparekraf 2021, yaitu Festival Ramadhan, Festival Seudati, dan Aceh Culinary Festival.
Kegiatan yang dilangsungkan secara bersamaan dengan pembukaan Aceh Travel Mart 2.0 bertujuan untuk menggairahkan kembali sektor Pariwisata Aceh yang melibatkan antara buyer dan seller yang sempat terpuruk akibat pandemic COVID-19.
Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah., MT, yang membuka secara langsung kegiatan CoE Aceh 2021 dan Aceh Travel Mart 2.0 mengharapkan dukungan semua pihak guna mendukung kebangkitan pariwisata Aceh.
“Dengan kegiatan ini, saya harapkan menjadi penyemangat bagi para pelaku di industry pariwisata untuk bangkit kembali, terus adaptasi, berinovasi, dan kolaboratif dengan beragam pihak yang sesuai dengan arahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.”Katanya,
Selain itu, Gubernur Aceh juga mengingatkan bahwa pandemic COVID-19 juga menjadi pembelajaran bagi pelaku di sektor pariwisata untuk mengantispasi dalam segala kondisi, sehingga sektor pariwisata masih tetap Berjaya dan tidak mengalami kontraksi perekonomian yang terlalu berat.
Kegiatan yang turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya juga mengharapkan kegiatan CoE Aceh 2021 dan evet pariwisata harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan dan memanfaatkan digital untuk pengembangan kepariwisataan di masa depan.
“Protokol kesehatan menjadi kunci utama dalam pelaksanaan event pariwisata. Hal ini menjadi landasan awal untuk membangkitkan kembali pariwisata aceh.” Tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan event berskala nasional di tahun 2021 ini, merupakan langkah awal untuk menyamambut era baru pengembangan wisata Aceh pasca pandemi.

Baca Juga:  M Jamil Tewas Disambar Petir Saat Jaring Ikan di Tengah Laut, Perahu Nyaris Terbelah

Ini harus menjadi momentum bagi pelaku wisata di Tanah Rencong, bahwa apa yang dilakukan DPD ASPPI Aceh bisa menjadi rull model pengembangan pariwisata nusantara di masa mendatang.

Hadir pada pembukaan Calendar of Event (CoE) dan pembukaan Aceh Travel Mart (ATM) 2.0 itu, Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Nscaya SH MBA, Ketua DPP ASPPI Safor Mardianto, Direktur Turism Malaysia Medan, Hishamuddin Mudtafa, mantan Ketua DPP ASPPI Johari Somad, ketua dan wakil dari 17 DPD ASPPI se Indonesia.

Penulis M Nasir Yusuf

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe