Selasa, November 30, 2021

Gubernur Nova Ajak Kaum Muda Jadikan Teknologi Digital Sarana Membangun

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka Literasi Digital Netizen Fair (LDNF) 2021 di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (23/11/2021).

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com–

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak kaum muda untuk menjadikan teknologi digital sebagai sarana membangun peradaban bangsa. Karena, penguasaan teknologi digital menjadi indikator kemajuan suatu bangsa dan menjadi salah satu strategi dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dengan harapan, warganet Indonesia khususnya Aceh bisa berkembang lebih modern dengan tidak melupakan nilai-nilai kebangsaannya.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh saat membuka kegiatan “Literasi Digital Netizen Fair” (LDNF) yang akan berlangsung pada 23 hingga 24 November 2021, di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (23/11/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan yang di selenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Aceh, dan Kepala Diskominsa Kota Banda Aceh.

“Literasi Digital Netizen Fair ini adalah salah satu ruang untuk mengajak masyarakat kita (Aceh) untuk lebih melek terhadap digital, sehingga sisi positif dan negatif teknologi digital ini dapat kita pahami bersama. Sebab kehadirannya merupakan sebuah keniscayaan di era modern ini,” kata Nova.

Nova menuturkan, saat ini, penerapan teknologi digital semakin masif digunakan bahkan di berbagai sistem kehidupan, guna untuk mendorong kinerja agar dapat berjalan lebih efektif, efisien, cepat, dan murah.
Bahkan, sistem digital juga akan menjadi landasan utama dalam melakukan berbagai kegiatan meliputi komunikasi, pendidikan, pengembangan bisnis, kesehatan, dan juga perbankan.

“Dalam dua tahun belakangan sejak merebaknya pandemi Covid-19, peningkatan pasar digital di Indonesia melonjak drastis, berbagai platform teknologi digital tumbuh menjamur, sehingga membuat persaingan semakin tajam,” katanya.

Lebih lanjut, kata Nova, melalui fenomena ini, sudah seharusnya generasi muda Aceh untuk lebih melek terhadap teknologi digital dan memanfaatkan peluang besar untuk mengembangkan usaha baru yang bersifat e-commerce. Sehingga pemuda secara tidak langsung akan turut berperan dalam mendorong kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.

Nova, menyebut ada 4 alasan mengapa generasi muda Indonesia khususnya Aceh harus ikut andil dalam semangat melek digital, yaitu, karena tingginya populasi usia produktif di Indonesia, berdasarkan data tahun 2019 sebanyak 270 juta jiwa dengan 50 persennya berada dalam rentang usia di bawah 30 tahun.

Kedua, tingginya penggunaan gawai cerdas di Indonesia. Berdasarkan data Statistik hingga akhir 2019 mencapai 63 persen. Diprediksikan pada tahun 2025 akan mencapai 89 persen. “Tingginya jumlah pengguna gawai cerdas, menjadi salah satu bisnis digital semakin berkembang cepat,” jelasnya.

Lebih lanjut, durasi warganet bersentuhan dengan internet juga sangat tinggi, berdasarkan data Google, rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 4,5 jam sehari dengan internet, lebih tinggi dibandingkan orang India yang hanya 3,75 jam sehari, atau warga China 3,3 jam sehari.

“Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah meluncurkan program “Indonesia Makin Cakap Digital, sebagai dorongan agar masyarakat kita ambil bagian dalam kemajuan teknologi ini. Apalagi Indonesia dipastikan bakal menjadi salah satu pasar ekonomi digital terbesar di dunia,” ujarnya.

- Advertisement -

Related Articles

Banggar DPR Aceh Bahas RAPBA 2022

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com– Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai membahas rancangan Qanun Aceh tentang R-APBA 2022 yang berlangsung dalam Rapat Paripurna...

Ular Mematikan Meringkuk di Usaha Perabot

JANTHO I ACEH HERALD PASAR Lhoong yang terketak di kawasan Gampong Monmata, tiba tiba geger, Selasa (30/11/2021) pagi menjelang siang tadi. Semua itu bermuasal dari...

Polda Aceh Tangkap 100 Kg Sabu

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkap dan menangkap 100Kg sabu dari jaringan internasional, Aceh-Malaysia. Bersama barang bukti, polisi juga menangkap tiga...
- Advertisement -

Ikuti Kami

22,018FansSuka
0PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Banggar DPR Aceh Bahas RAPBA 2022

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com– Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai membahas rancangan Qanun Aceh tentang R-APBA 2022 yang berlangsung dalam Rapat Paripurna...

Ular Mematikan Meringkuk di Usaha Perabot

JANTHO I ACEH HERALD PASAR Lhoong yang terketak di kawasan Gampong Monmata, tiba tiba geger, Selasa (30/11/2021) pagi menjelang siang tadi. Semua itu bermuasal dari...

Polda Aceh Tangkap 100 Kg Sabu

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkap dan menangkap 100Kg sabu dari jaringan internasional, Aceh-Malaysia. Bersama barang bukti, polisi juga menangkap tiga...

Pelaku wisata Aceh Kecewa, Dishub Ubah Jadwal Kapal Sebelum Ujicoba

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Ketua Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Aceh, Umar Machtub menyatakan kekecewaannya atas kebijakan Dinas Perhubungan Aceh yang mengubah dan membatalkan...

Boat Terbalik, Pedagang Kueh Tewas Tenggelam

JANTHO I ACEH HERALD MURDHANI (45) warga Plimbang Bireun yang kini menetap di Gampong Lamnga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, ditemukan tak bernyawa, usai tenggelam di...
- Advertisement -