Gubernur Aceh akan Mulai Peletakan Batu Pertama Proyek Multiyears

BANDA ACEH | ACEH HERALD – Gubernur Aceh Nova Iriansyah diagendakan akan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pengerjaan sejumlah proyek jalan dengan skema kontrak multiyears atau tahun jamak di Tanah Rencong. Groundbreaking tersebut masing-masing dijadwalkan dilakukan di Kabupaten Simeulue, Aceh Barat Daya, serta Aceh Selatan, kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto di Banda … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto. FOTO ACEHHERALD.COM/M NASIR YUSUF

BANDA ACEH | ACEH HERALD – Gubernur Aceh Nova Iriansyah diagendakan akan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pengerjaan sejumlah proyek jalan dengan skema kontrak multiyears atau tahun jamak di Tanah Rencong.

Groundbreaking tersebut masing-masing dijadwalkan dilakukan di Kabupaten Simeulue, Aceh Barat Daya, serta Aceh Selatan, kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto di Banda Aceh, minggu(30/1/2021).

Menurut Iswanto, Gubernur Nova sesuai agenda direncanakan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan Sinabang dan Bendungan Sigulai di Simeulue pada Selasa (2/2/2021).

“Selanjutnya, gubernur juga dijadwalkan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan di Aceh Barat Daya, yakni Jalan Babhrot batas Gayo Lues pada Rabu (3/2/2021),” ujar Iswanto.

Kemudian, lanjut Iswanto, dalam rangakai kunjungan kerja ke pantai barat selatan, Kamis (4/1/2021) Gubernur Nova Iriansyah juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jalan Trumon – Beuloh Seuma di Kabupaten Aceh Selatan.

Iswanto menerangkan, sesuai tujuan pembangunan sejumlah proyek itu, pemerintah berharap masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya. “Pengerjaan pembangunan jalan tersebut sangat penting guna membuka keterisoliran dan akses jalan yang selama ini masih menjadi kendala,” ujar Iswanto.

Pemerintah Aceh, lanjut Iswanto, berharap dengan selesainya proyek itu pada 2022 mendatang, maka persoalan akses ekonomi, isolasi daerah, dan keterhubungan antar daerah dapat terbuka. []

Baca Juga:  Gubernur Aceh Lepas Pesepeda ‘Turn Back Covid Cycling' Unsyiah

Berita Terkini

Haba Nanggroe