LHOKSEUMAWE|ACEHHERALD.Com — Pengurus Forum Anak Kota Lhokseumawe Kreatif (Falak) menjadi pembicara dalam acara obrolan idola yang digagas oleh RRI Lhokseumawe, Minggu (13/7/2025). Acara yang dipandu oleh Denny mengangkat tema “anak, bullying dan bangkit”.
Pengurus Falak Lhokseumawe Cut Syifa Azkia menjelaskan definisi bullying, jenis-jenis bullying, serta cara pencegahannya. Sementara Syaqila Amanda memaparkan efek negatif yang ditimbulkan dari tindakan bullying serta penyebab umum terjadinya bullying di kalangan anak-anak.
Mengutip keterangan Cut Syifa Azkia dan Syaqila Amanda, Fasilitator Falak Muhammad Haikal Umra menjelaskan bahwa Forum Anak Kota Lhokseumawe turut aktif dalam upaya pencegahan bullying melalui berbagai kegiatan seperti kampanye daring, sosialisasi, dan pembuatan konten edukatif yang dipublikasikan melalui media sosial resmi mereka.
Selama siaran berlangsung ujar Haikal, masyarakat turut berpartisipasi dengan menyampaikan pengalaman pribadi sebagai korban bullying, serta memberikan tips bagaimana bertahan dan bangkit dari pengalaman tersebut. Salah satu pendengar, Azzura, mengajukan pertanyaan menarik: “Apakah anak yang menjadi pelaku bullying selalu dianggap sebagai anak yang jahat? Dan apa penyebab anak tersebut bisa menjadi pelaku bullying?”
Menanggapi hal tersebut, Cut Syifa menjelaskan bahwa anak pelaku bullying tidak serta-merta dapat dilabeli sebagai “anak jahat”. Ia menekankan pentingnya memahami latar belakang anak tersebut, termasuk faktor kurangnya perhatian dari orang tua serta pengaruh lingkungan sosial yang negatif.
Siaran ditutup dengan pesan dari kedua narasumber. Cut Syifa Azkia dan Syaqila Amanda mengimbau seluruh anak-anak dan masyarakat untuk menjauhi tindakan bullying dalam bentuk apapun. Mereka juga mengajak siapa pun yang menjadi korban bullying agar tidak takut untuk melapor kepada orang tua atau pihak yang dipercaya. “Korban bullying berhak dilindungi. Jangan takut untuk bersuara, karena setiap laporan dapat membantu memutus rantai bullying,” ujar Cut Syifa.
Melalui siaran ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap dampak bullying semakin meningkat, serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak di Kota Lhokseumawe.
Hadir pada acara itu Kabid PHA DP3AP2KB Lhokseumawe Hj Nurhayati SAg dan Fasil Falak Muhammad Haikal Umra. Usai acara pengurus Falak berkesempatan melakukan foto bersama dengan Kepala RRI Lhokseumawe Antoni SSos.





















