DPRK Minta Pemko Pastikan Tidak Ada Penolakan Pasien Oleh RS

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] BANDA ACEH | ACEH HERALD KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, meminta Pemerintah Kota (Pemko) memastikan tidak ada rumah sakit menolak pasien yang ingin berobat. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dewan di DPRK Banda Aceh, pada Senin (09/11/2020). Secara hal senada juga diungkapkan Daniel Abdul … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Daniel Abdulwahab

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH | ACEH HERALD

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, meminta Pemerintah Kota (Pemko) memastikan tidak ada rumah sakit menolak pasien yang ingin berobat. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dewan di DPRK Banda Aceh, pada Senin (09/11/2020).

Secara hal senada juga diungkapkan Daniel Abdul Wahab, Ketua Fraksi Nasdem/PNA DPRK Banda Aceh, yang ditemui di sela-sela rehat Rapat Paripurna DPRK Kota Banda Aceh.

Anggota DPRK secara umum sepakat meminta Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk menyusun dan menetapkan standar operasional prosedur (SOP) dan sistem penanganan terpadu kepada unit-unit layanan kesehatan, baik rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta, serta fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas).

Farid meminta rumah sakit harus memperjelas bagaimana sistem dan alur penanganan jika ada masyarakat atau pasien dengan gejala mengarah ke covid 19 datang berobat. Menurutnya hal ini penting, sehingga tidak ada lagi unit layanan kesehatan menolak pasien karena khawatir terpapar covid-19. “Kami juga meminta agar rumah sakit yang ada di Banda Aceh baik milik pemerintah maupun swasta untuk tidak menolak pasien dengan alasan takut terpapar covid,” kata Farid Nyak Umar dan diiyakan oleh Daniel dalam kesempatan berbeda.

Anggota dewan itu intinya sangat paham bahwa keselamatan tenaga medis dan paramedis adalah prioritas utama, dalam hal ini DPRK sangat mengapresiasi kerja keras tenaga medis dan paramedis yang berada di garda terdepan sejak awal covid-19 terjadi. Demi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu DPRK selalu mengingatkan agar tenaga medis diberikan alat pelindung diri (APD) yang maksimal dalam bertugas. Namun kata dia memastikan warga kota untuk memperoleh pelayanan terbaik juga harus menjadi prioritas utama. “Untuk itu kami meminta RSU Meuraxa sebagai rumah sakit milik pemko Banda Aceh untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan dirut serta jajaran manajemen RSUD Meuraxa sudah menyampaikan komitmennya dalam rapat dengan Badan Anggaran DPRK Banda Aceh,” tutur Daniel.(*)

Baca Juga:  Sekda Aceh Apresiasi Kegigihan Guru SLB Bireuen

 

PENULIS : NURDINSYAM

Berita Terkini

Haba Nanggroe