
TAPAKTUAN|ACEH HERALD
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD-II) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Selatan, dinilai vakum dalam melaksanakan kegiatan kepemudaan di Aceh Selatan.
Hal itu disampaikan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Selatan Andi Wardiansyah, ST, Kamis (28/10/2021) kepada Awak media. Ia menjelaskan, seharusnya KNPI Aceh Selatan sebagai wadah perkumpulan organisasi kepemudaan Aceh Selatan menjadi organisasi bertanggung jawab dan terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan Sumpah Pemuda ini. “Kegiatan Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tahun, sebenarnya dilaksankan hari ini, tapi kita sangat merasa miris dan malu melihat kondisi dimana tidak mampunya DPD II KNPI Aceh Selatan untuk melaksanakan peringatan Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021.
Belum lagi, lanjut Andi, KNPI Aceh Selatan yang sudah vakum dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kepemudaan di Aceh Selatan selama dua tahun belakangan ini. SAPMA PP Aceh Selatan mengaku malu dan terbebani atas vakumnya wadah organisasi kepemudaan (OKP) yang sudah terjadi selama kurang lebih 2 tahun. “Dengan kondisi tersebut SAPMA PP Aceh Selatan memandang sangat perlunya melakukan konsolidasi dan siap menjadi pelopor untuk mengerakkan OKP yang ada di Aceh Selatan atas kevakuman KNPI Aceh Selatan tersebut,” tuturnya.
Tidak hanya itu, menurut andi masa periode kepengurusan DPD KNPI hanya 3 tahun. Namun yang terjadi, kepengurusan DPD II KNPI Aceh Selatan saat ini sudah berjalan hampir 5 tahun tanpa ada Musyawarah Daerah (Musda). “Selama DPD II KNPI Aceh Selatan vakum dan tak jelas kepengurusan telah banyak membunuh potensi pemuda dan kader untuk regenerasi yang semestinya dapat berkarir dan mengabdikan diri untuk daerah melalui wadah KNPI Aceh Selatan ini,” tegas Andi.



















