Dermaga PPI Meureudu Nyaris Ambruk, DKP Dituding tak Peduli

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] MEUREUDU | ACEH HERALD DERMAGA Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Meureudu, Pidie Jaya, di Gampong Meunasah Balek kini nyaris ambruk. Kondisinya yang sudah uzur (berusia lebih 15 tahun), membuat para nelayan was-was ketika mendaratkan hasil tangkapan (ikan), termasuk juga ketika memuat beberapa peralatan melaut. Mereka sangat berharap perhatian pemkab setempat. Keluhan dengan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Truk bermuatan es balok terperosok di lubang dermaga PPI Meureudu, Pidie Jaya, Selasa (27/10/2020) (Dok. Foto Aceh Herald / Abdullah Gani)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

MEUREUDU | ACEH HERALD

DERMAGA Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Meureudu, Pidie Jaya, di Gampong Meunasah Balek kini nyaris ambruk. Kondisinya yang sudah uzur (berusia lebih 15 tahun), membuat para nelayan was-was ketika mendaratkan hasil tangkapan (ikan), termasuk juga ketika memuat beberapa peralatan melaut. Mereka sangat berharap perhatian pemkab setempat.

Keluhan dengan kondisi demikian disampaikan sejumlah nelayan kepada Aceh Herald, Selasa (27/10/2020). Seperti dilaporkan Muhammad, M Hasan, Ilyas, Marzuki serta Abdullah. Abu Laot Lhok Meureudu, Fauzi yang juga salah seorang pawang bot membenarkan, kondisi dermaga memperihatinkan dan butuh perhatian dinas terkait untuk memperbaikinya. Bahkan salah satu bagiannya sudah ambruk.

Abu Laot itu menyayangkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pidie Jaya terkesan tidak ada kepedulian sama sekali. Ditambahkan, selain dermaga, kompleknya juga acak-acakan termasuk juga beberapa pertokoan pun seperti tidak terurus.

Pada Selasa (27/10/2020) siang, truk bermuatan es balok terperosok menyusul ambruknya dermaga. Es balok yang diangkut truk hendak dimuat ke kapal motor (KM) atau boat sebagai persiapan menuju laut lepas mencari ikan. Lubang yang menganga itu, sebut Abu Laot jika tak segera diperbaiki bisa jadi bakal menuai musibah. Kalau pun tidak membawa korban jiwa, setidaknya mengganggu aktivitas nelayan.

Panglima Laot Pidie Jaya, Abdul Hamid Husen yang dihubungi Aceh Herald membenarkan kondisi dermaga PPI Meureudu nyaris ambruk dan butuh perbaikan. Apalagi, sejak rampung dibangun, keberadaan dermaga dimaksud usianya sudah lebih 15 tahun. Dermaga sepanjang kurang lebih 40 meter, sebagian  malah nyaris ambruk ke sungai. Karenanya, Abu Hamid sangat berharap kepada pemerintah atau dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk menangani dengan segera.

Baca Juga:  DPRK Alihkan Rp 1,2 M Anggaran untuk Penanganan Virus Corona

Kadis DKP Pidie Jaya, Burhanuddin SP menjawab Aceh Herald menyebutkan, pihaknya belum mengetahui apalagi melihat kondisi lantai PPI yang ambruk, Selasa (27/10/2020). Burhan mengatakan bahwa PPI itu sepenuhnya kewenangan Dinas Perikanan Provinsi. Pihaknya mengaku hanya sebatas melaporkan secara tertulis jika ada hal-hal seperti tersebut. Akan kami tinjau sekaligus melaporkan ke dinas provinsi, kata Burhanuddin. Nada sama juga disampaikan Kabid KPerikanan Laut, Yulizar SPI.(*)

 

PENULIS     :     ABDULLAH GANI

Berita Terkini

Haba Nanggroe