Delapan Carek IAIN Lhokseumawe Masuk ke Rektor, Ini Nama-namanya

LHOKSEUMAWE | ACEHHERALD – Pasca diumumkan memenuhi syarat untuk melenggang sebagai calon rektor (Carek) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, delapan nama bakal calon rektor (bacalon) mulai melobi dan mencari dukungan melalui jaringan masing-masing untuk dip1ilih oleh Menteri Agama menjadi rektor IAIN periode 2021-2025 menggantikan posisi Dr H Hafifuddin MAg. Keterangan yang diperoleh AcehHerald.com, para … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Penitia Pemilihan Calon Rektor IAIN Lhokseumawe menyerahkan delapan bakal nama calon ke rektor IAIN Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE  | ACEHHERALD – Pasca diumumkan memenuhi syarat untuk melenggang sebagai calon rektor (Carek) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, delapan nama bakal calon rektor (bacalon) mulai melobi dan mencari dukungan melalui jaringan masing-masing untuk dip1ilih oleh Menteri Agama menjadi rektor IAIN periode 2021-2025 menggantikan posisi Dr H Hafifuddin MAg.

Jafar Yacob

Keterangan yang diperoleh AcehHerald.com, para Bakal calon rektor tersebut adalah, Dr Danial MAg (dosen Fakultas Syariah), Dr Al Husaini M Daud MA (dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK) IAIN Lhokseumawe), Dr Azhari (dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh), Dr Dahlan A Rahman, SAg MSi (Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan IAIN Lhokseumawe) dari Universitas Malikussaleh. Lalu, Dr H Hafifuddin Mag (Rektor IAIN Lhokseumawe Periode 2017-2021), Dr Mukhtasar (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febis) IAIN Lhokseumawe, Dr Nasrullah SAg MAg (dosen Fakultas Syariah) dan Dr Zulfikar Ali Buto Siregar MA (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Lhokseumawe)
Informasi yang diperoleh menyebutkan latar belakang lulusan dan jaringan calon menjadi hal menarik yang didiskusikan. Di kalangan dosen IAIN ada yang berharap yang dipilih nantinya oleh Menteri Agama adalah Alumni IAIN Lhokseumawe yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), alumni IAIN Ar Raniry sekarang bernama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry), dan alumni di luar kedua lembaga tersebut.

“Dari jumlah delapan nama, disebut-sebut ada dua calon yang jaringannya kuat di Kementerian Agama ,” ujar seorang sumber.
Namun demikian, Ketua Panjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Lhokseumawe, Jafar Yacob, kepada Acehherald.com, Rabu (14/10/2020) mengatakan, delapan nama sudah memenuhi syarat administrasi. Nama-nama ini diserahkan ke rektor untuk diserahkan ke senat.
Ditanya apa kewenangan senat, Jafar Yacob menjelaskan hanya sebatas memberi nilai pada calon. Caranya, delapan nama dimaksud menyampaikan visi dan misi, kemudian senat memberi nilai. Catatan selama menjadi pimpinan lembaga atau kiprah selama mengabdi menjadi pedoman senat dan menentukan nilai yang diberikan.
Sebagai catatan, suksesi di IAIN Lhokseumawe baru pertama dilakukan pasca peningkatan status dari UIN ke IAIN.

Baca Juga:  Pj. Bupati Aceh Besar Silaturahmi dengan Dirjen Bina Adwil Kemendagri

Dr H Hafifuddin dilantik sebagai rektor pertama setelah kampus tersebut alih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh menjadi IAIN Lhokseumawe pada 1 Februari 2017 oleh Menteri Agama (Menag) RI saat itu, Lukman Hakim Saifuddin. Begitupun, nama Dr Hafifuddin masuk dalam delapan nama yang memenuhi syarat.

Penulis : Yuswardi

Berita Terkini

Haba Nanggroe