
BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Wanita paruh baya itu hanya mampu menatap lintasan waktu yang merentang batang usianya. Lehernya yang membengkak ke arah kiri dengan larva seperti nanah di puncak bengkak itu, sudah cukup untuk menggambarkan bagaimana impitan derita panjang nan lara yang dirasakannya.
Itulah potret keseharian Cut Yusnidar binti Teuku Jasman, warga Gampong Pinang Kecamatan Susoh Abdya. Adalah komunitas ibu ibu asal Susoh di Banda Aceh yang bernama PERIS (Persatuan Ibu Ibu Susoh) yang memfasilitasi Cut Yusnidar untuk berobat ke Banda Aceh. Kini wanita itu telah menginap di Rumah Singgah milik Pemkab Abdya di Jalan Gabus, Gampong Lampriek.
Disebut-sebut Cut Yusnidar didera oleh kanker getah bening, namun sejauh ini belum dapat dipastikan, karena acehherald.com belum mendapat konfirmasi dari pihak medis.
Lisma Roviza Yazar Ranie, salah seorang anggota PERIS mengakui jika Yusnidar kini ditangani oleh RSUDZA, hingga ia memilih tinggal di rumah singgah Abdya. Wanita miskin itu kini sedang menanti rangkaian proses pengobatannya. “Kami sangat berharap empati dari siapapun untuk Yusnidar, karena wanita itu memang butuh uluran tangan, untuk biaya hidup selama dalam rawat jalan, termasuk untuk pendampingnya. Karena kalau biaya berobat memang sudah ada fasilitas JKA atau BPJS,” kata Lisma.
Ditambahkan, atas kesepakatan dengan ibu ibu PERIS, telah dibuka rekening untuk menampung bantuan atau empati untuk Yusnidar. Atas nama Lisma Roviza yang diamanahkan PERIS sebagai coordinator kepedulian untuk Yusnidar. Bagi anda warga Susoh secara khusus, warga Abdya yang tergabung dalam Ikamabdya, atau pihak lainnya yang merasa peduli, silakan menyumbang melalui Rek.Bank Aceh an.Lisma Roviza no.rek.500-02-03-660115-1. “Insya Allah akan di feedback tiap saat melalui grup WA Peris dan WA warga Susoh, serta ditembuskan kepada pihak penyumbang yang menyebutkan nomor kontaknya.”
Penulis :Nurdinsyam



















