
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
TAKENGON | ACEH HERALD
BUPATI Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar, Selasa (24/11/2020) membuka secara resmi kegiatan seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXXV Tingkat Kabupaten Aceh Tengah tahun 2020, di MAN 2 Takengon, Aceh Tengah.
Acara pembukaan STQ ke-35 ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Baitul Maal, para camat dan dewan hakim serta ratusan peserta yang hadir dari 14 kecamatan di kabupaten penghasil kopi Arabika berkualitas terbaik di dunia ini.
Dalam sambutannya, Bupati Bela (panggilan akrab sang bupati) mengatakan, rangkaian seleksi ini hendaknya dapat dijadikan momentum dalam rangka upaya membangun silaturrahmi diantara insan Qur’ani.
Disamping itu, kata bupati, kegiatan hendaknya dapat menjadi momentum untuk terus memantapkan Al Qur’an sebagai rujukan pertama dalam setiap aktifitas sehari-hari. “Saya berharap, ajang STQ ini dapat menjadi momentum bagi kita untuk terus menjadikan Al Qur’an sebagai rujukan kita, dan menjadi ikatan silaturahmi bagi kita sesama,” kata Bela.
Apalagi dalam suasana pandemi Covid-19 seperti ini, lanjut bupati yang diusung oleh Partai PDI-P ini, hendaknya Al Qur’an dapat kita jadikan sebagai obat dan rahmat bagi kita kaum muslimin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan Seleksi MTQ sendiri rencananya akan diselenggarakan selama beberapa hari ke depan.
Kepada tim seleksi Bela berharap, agar dapat menilai dan menyeleksi peserta yang dianggap mempunyai potensi dan kemampuan untuk bisa mengharumkan nama kabupaten Aceh Tengah hingga tingkat provinsi bahkan sampai tingkat nasional. “Kita semua sangat menaruh harapan yang besar dan tentu saja juga memberi apresiasi terhadap upaya seleksi yang akan dilangsungkan, sehingga akan menghasilkan calon-calon duta yang pada gilirannya dapat dibina seoptimal mungkin untuk mengharumkan nama kabupaten ini,” ungkapnya.
“Pada MTQ Ke-34 Provinsi Aceh di Pidie tahun 2019 lalu, kita hanya mampu meraih posisi kesembilan, maka hendaknya dapat menjadi cambuk dan pemicu bagi kita untuk memberikan yang terbaik, jadikan itu sebagai pelajaran dan evaluasi untuk memperbaiki kelemahan dan kekurangan kita semua.” Harap ayah empat anak ini.
Ketua Panitia STQ, Mustafa Kamal dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan STQ yang direncanakan digelar selama dua hari, dimulai dari tanggal 24 sampai dengan 25 November 2020.
Menurut Mustafa, kegiatan ini sendiri merupakan pengganti dari rencana penyelenggaraan Musyawarah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten, yang seharusnya dilaksanakan di Kecamatan Bintang.
Namun akibat merebaknya pandemi Covid-19, pelaksanaan MTQ Kabupaten di Kecamatan Bintang harus ditunda hingga tahun depan.
Mustafa yang juga Kepala Dinas Syariat Islam ini mengemukakan, bahwa para peserta terbaik dalam STQ ini nantinya akan dibimbing kembali melalui pemusatan latihan atau Training Center untuk dipersiapkan sebagai kafilah Kabupaten Aceh Tengah pada MTQ XXXV di Kabupaten Bener Meriah.
Ajang STQ Tingkat Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2020 ini diikuti oleh 253 orang dari 14 Kecamatan. Mereka akan bersaing pada 8 (delapan) cabang perlombaan, masing-masing : Tilawah, Qira’ah Sab’ah, Hifzil Qur’an, Tafsir, Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an, Seni Kaligrafi Al Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIA).(*)
PENULIS : ROBBY



















