TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com – Festival Pesona Barat Selatan (Barsela) tahun 2022 yang berlangsung meriah dan pusatkan di lapangan naga Tapaktuan, berakhir sudah, Acara dan pesta seni yang terus berlangsung hingga Rabu (31/8/2022) malam. Closing Seremonynya digelar Rabu petang.
Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran pada acara penutupan Festival Pesona Barsela 2022 yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, bersama Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin sekaligus menyantuni anak yatim yang digelar di lapangan naga Tapaktuan.
Dalam kegiatan penutupan Festival Pesona Barat Selatan itu turut dimeriahkan kesenian masyarakat Kluet, Landok Sampot yang ikut disaksikan Wakil Ketua DPRA Safaruddin, S.Sos, M.SP beserta anggota DPRA Dapil IX, Penjabat Bupati Abdya, H. Darmansah, SPd. MM, Unsur Forkopimda Aceh Selatan, Sekda Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP, Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Teuku Hendra, para Kepala SKPK, Ketua Dekranasda Aceh Selatan, Ny. Kailida, serta organisasi wanita lain serta para undangan.
Pada kegiatan tersebut juga diumumkan para pemenang dari serangkaian lomba yang diadakan selama festival berlangsung diantaranya lomba follow the line Al-Quran, Lomba rapai Geleng. Sedangkan Stand Kreatif diraih Kabupaten Aceh Singkil. Sedangkan stand favorit diterima Kabupaten Aceh Barat.
Kesempatan itu, Wakil Ketua DPR Aceh,Safaruddin, S.Sos, M.S.P mengatakan gagasan Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh membuat event Festival Pesona Barat Selatan menunjukkan komitmen bahwa pemerintah Aceh tidak pilih kasih dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya serta usaha pariwisata di Tanah Rencong.
Sebab, ujar Safaruddin yang juga politisi Gerindra, di setiap daerah yaitu 23 kab/kota yang ada di Aceh, pada tahun 2022 ini digelar kegiatan seni budaya di daerah masing-masing. Dengan dimulainya festival ini maka akan jadikan kalender tahunan Festival Pesona Barat Selatan yang akan dilaksanakan bergiliran di Kabupaten/Kota Pantai Barat Selatan Aceh.
“Banyak dampak yang didapatkan oleh masyarakat, khususnya Kabupaten Aceh Selatan, disamping menggeliatnya pelaku UMKM, nilai harga yang selama ini dalam keadaan pandemi, tidak bisa berkumpul dengan jumlah yang banyak, namun hari ini dibuktikan bahwa Allah SWT memberikan keberkahan yang luar biasa sehingga kembali hidup normal seperti saat ini,” katanya.

Dan festival, tambahnya bahwa ini mempunyai gagasan serta tujuan untuk meningkatkan UMKM dan mengembangkan budaya dan seni di Aceh khususnya di Pantai Barat Selatan, juga ingin menjunjung tinggi nilai bahwa destinasi wisata bukan hanya tempat hiburan semata tetapi juga bagaimana menilai kearifan lokal yang dimiliki sesuai dengan landasan syariat Islam sebagai jalan kehidupan kita, sehingga mampu ditampilkan di event Nasional bahkan Internasional.
Disamping itu juga diumumkan untuk juara Stand terbaik yakni Kabupaten Aceh Selatan dinobatkan juara I diikuti Simeulue juara II serta Juara III kota Subulussalam untuk harapan pertama Abdya, disusul harapan kedua Aceh Jaya dan Harapan ketiga Nagan Raya
Selanjutnya dilaksanakan santunan anak yatim oleh Wakil Ketua DPRA Safaruddin,S.Sos, M.S.P didampingi oleh Bupati Aceh Selatan dan Pj. Bupati Aceh Barat Daya, Closing Ceremony tersebut ditutup dengan penampilan Seni Hikayat dari Nagan Raya.
Wakil Ketua DPRA Safaruddin, akan memberikan dana pembinaan Rp 5 Juta kepada group kesenian Landok Sampot, yang berasal dari wilayah Kluet Kabupaten Aceh Selatan.(Adv)
Penulis Zulfan




