
LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Bantuan modal usaha untuk 340 penerima dari empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe dipantau pihak Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe. Sebuah tim dari BMK Lhokseumawe akan turun ke lapangan untuk memastikan modal usaha yang telah diberikan benar-benar digunakan.
Ketua BMK Lhokseumawe, Tgk Syuib, kepada Acehherald.com, Rabu (6/06/2020) mengatakan, tim yang turun ke lapangan bukan hanya untuk melihat digunakan atau tidaknya bantuan zakat untuk modal usaha, tetapi akan dilihat juga penggunaan dana untuk rehab rumah. “Ini bentuk evaluasi kami terhadap penerima manfaat,” katanya.
Khusus untuk modal usaha ujar Tgk Syuib harus diawasi secara ketat. Sebab, tujuan dari bantuan ini supaya masyarakat yang awalnya miskin bisa terangkat posisinya dan nantinya bisa sebagai muzakki.
Sebagaimana diberitakan, sekitar 340 warga miskin mendapat bantuan modal usaha dari BMK, masing-masing penerima mendapat bantuan Rp 4 juta dan untuk tehab rumah Rp 10 juta.
Penulis : Yuswardi/Lhokseumawe, Aceh Utara




















