BANDA ACEH │ ACEH HERALD
Foto dan video menayangkan warga Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, memblokade Lorong Gampong, beredar di media sosial sejak Jumat (29/5/2020) sore. Menderas kabar, penutupan jalan tersebut dilakukan menyusul terkonfirmasinya I, pasein ke-20 yang terkonfirmasi positif corona virus desease 2019 (Covid-19).
Pada foto yang beredar, tampak warga menutup jalan masuk ke lorong tempat tinggal I menggunakan bangku. Bahkan, hingga berita ini ditayangkan, warga kampung bersama personel Linmas dan aparat Kepolisian Sektor, masih berjaga di lokasi.
Sementara pada video berdurasi 30 detik yang beredar tersebut, tampak lorong gampong itu ditutup portal besi. Di akhir video, tampak petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mengevakuasi tujuh orang ke mobil ambulans.
Informasi yang beredar, kedua warga diangkut dengan ambulans tersebut berasal dari rumah I. Dia sebelumnya sempat berinteraksi dengan I sebelum pasien Covid Ke-20 itu mengisolasi diri ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA).
Berdasarkan laporan resmi PSC 119 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh, penjemputan kedua warga yang sempat berinteraksi dengan I tersebut lantaran munculnya isu, satu lorong diisolasi di depan Kampus Unida, Lamteumeun Timur, Jumat (29/5/2020). Pada laporan melalui Call Center PSC 119 Kota Banda Aceh itu, juga disebutkan, terdapat tujuh orang dalam pemantauan (ODP) dari Lamtemen Timur.
Menerima laporan dimaksud, sekira pukul 14.00 WIB, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banda Aceh dr Media Yulizar, bergegas mengerahkan tim PSC 119 Kota Banda Aceh. Ketujuh orang di rumah I dievakuasi semua menggunakan menggunakan Ambulans DKK 07.
Saat proses evakuasi tersebut, tim PSC 119 Kota Banda Aceh menurunkan seorang perawat dan seorang sopir. Proses pengevakuasian itu dipandu langsung oleh Kadinkes dr Media Yulizar, Koordinator PSC Isril, dan Korlap PSC Muhammad Khalil.
Dari ketujuh ODP tersebut, terdapat anak dan istri I, serta dua kerabat yang tinggal di rumah I. Diketahui, I beserta anak dan istri baru pulang berlebaran di Blang Pidie, Aceh Barat Daya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Banda Aceh berinsial I terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab di Balai Litbangkes Aceh, Kamis (28/05/2020). Berdasarkan update laporan dari laman resmi Dinas Kesehatan Aceh, penambahan pasien positif itu berasal dari Banda Aceh.
Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani, mengatakan dengan bertambahnya pasien positif tersebut, maka jumlah kasus terpapar virus corona di Aceh sudah mencapai 20 orang hingga hari ini. Rinciannya, dua orang masih dalam perawatan tim medis, kemudian 17 orang dinyatakan sudah negatif atau sembuh, dan satu pasien lainnya meninggal dunia pada akhir Maret 2020 lalu.(*)
PENULIS : POPON EL AZWANI




