BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Baratdaya (Abdya), Darmansah SPd MPd, melakukan terobosan sederhana untuk membebaskan beberapa kawasan di Abdya yang selama ini menjadi langganan banjir genangan. “Kita luruskan saluran yang selama ini cenderung berbelok dan melakukan pengerukan, karena selama ini tak pernah dibersihkan,” kata Darmansah dalam pertemuan dengan beberapa awak media di Mes Abdya, Selasa (11/04/2023) malam.
Menurut Darmansah, kondisi drainase induk itu diperburuk dengan saluran yang terpuruk di bawah badan jalan terus ditinggikan atau overlay. Sementara saluran terus terbenam ke bawah, dan aliran air nyaris mampet. “Ini yang terjadi di Paya Laot Desa Lueng Baro Kecamatan Manggeng Abdya. Setelah kita luruskan dengan biaya yang tak sampai Rp 100 juta, persoalan langsung selesai. Para petani di situ kembali lega, karena sawah mereka tak lagi tergenang,” kata Darmansah.

Ditambahkan, belajar dari persoalan di Paya Laot dan hasil studi lapangan pada beberapa titik rawan banjir genangan di Abdya, telah ada ploting dana untuk normalisasi saluran induk yang meliputi sedikitnya ada tujuh lokasi di Abdya. “Kita akan luruskan saluran, serta melakukan penggalian hingga aliran air akan normal. Selama ini hal itu kurang terperhatikan, hingga kala hujan sering terjadi banjir genangan. Karena curah air dari sepanjangan pegunungan di Abdya terhambat menuju kuala, akibat tersumbat,” tutur Darmansah.
Tahun ini, Pemkab telah memplot dana untuk itu, termasuk untuk pembebasan tanah yang nantinya terkena pelurusan saluran. Dengan tuntasnya normlisasi itu, Abdya diharapkan tak lagi menjadi langganan banjir genangan. Plot lokasi banjir genangan itu terbentang antara Kecamatan Babah Rot hingga Suak Setia. Karena daerah Abdya adalah lembah dari pegunungan Bukit Barisan yang memanjang antara Babahrot hingga Suak Setia atau perbatasan Abdya-Aceh Selatan.




