Kamis, April 15, 2021

Aceh Butuh Investasi Hijau, Nova Bahas dengan Pengusaha Abu Dhabi

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat memimpin rapat tentang pembangunan industri hijau dan terbarukan di Abu Dhabi.

ABU DHABI | ACEH HERALD-

Provinsi Aceh yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak dan gas bumi (Migas) di Tanah Air, ternyata juga menyimpan banyak potensi ekonomi lainnya yang berlum tergarap maksimal.

Karena itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, di sela-sela kunjungannya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab  dalam rangkaian tindak lanjut letter of Intent pengembangan pariwisata di Pulau Banyak, Aceh Singkil, memanfaatkan waktu untuk bertemu dengan pihak swasta negara kaya minyak dan pariwisata dunia untuk membicarakan peluang investasi di Aceh.

Gubernur Nova yang didampingi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPSP) Aceh, Marthunis dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Aceh, Jamaluddin melakukan pertemuan dengan pihak swasta Abu Dhabi di Kantor Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC), Rabu (7/4/2021).

Bersama Przemek Lupa dan Fatima AlMadhloum AlSuwaidi dari Masdar, sebuah anak perusahaan Mubadala, Gubernur Aceh dan delegasi membicarakan kemungkinan investasi di bidang energi terbarukan di Tanah Rencong.

Dalam pertemuan untuk menggait investasi Arab tersebut, hadir dalam degelasi yang dipimpin Nova iriansyah itu adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Aceh Marthunis, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian, Staf Khusus Gubernur Aceh, Iskandar, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid dan Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani.

Masdar memiliki portofolio usaha di bidang energi berkelanjutan dan teknologi serta inovasi. Saat ini Masdar beroperasi di lebih 30 negara, melakukan investasi lebih US$ 19,9 miliar dengan total energi yang dibangun sebesar 10,7 Gigawats.

Di Indonesia, Masdar saat ini sedang bersiap membangun pembangkit listrik tenaga matahari di Waduk Cirata Jawa Barat dengan kapasitas 145 MW.

Masdar merupakan simbol dari kebijakan transisi ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) dari berbasis sumber daya alam minyak dan gas menjadi berbasis pengetahuan dan keberlanjutan.

Dalam pertemuan dengan Masdar, Gubernur Aceh menyampaikan bahwa salah satu target pembangunan Aceh adalah meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi Aceh.

“Target ini sejalan dengan Program Unggulan Aceh Green dan Aceh Energi yang menjadikan energi terbarukan sebagai sasaran peningkatan dalam penyediaan energi di Aceh, ” sebut Nova.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh menawarkan peluang bagi Masdar untuk menggantikan pembangkit energi berbasis fosil/diesel dengan pembangkit energi terbarukan terutama di daerah kepulauan seperti Sabang, Simeulue dan Pulau Banyak. Kepala DPMPTSP, Marthunis, menambahkan bahwa Pemerintah Aceh menjamin bahwa proses perizinan investasi di Aceh mudah dan cepat.

“Untuk mendapatkan rekomendasi gubernur, dipastikan hanya membutuhkan waktu 10 hari kerja sejak perizinan diajukan dengan persyaratan yang lengkap, ” yakin Marthunis.

Dalam kesempatan yang lain, Gubernur Aceh juga melakukan pertemuan dengan Perwakilan Petro Gold Dubai terkait rencana investasi di hilirisasi kehutanan terutama komoditas kayu cendana. Petro Gold merupakan perusahaan penyuplai minyak kayu cendana terkemukan di kawasan timur tengah.

Dalam pertemuan di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi (Selasa, 6/4/2021) Perwakilan Petro Gold LLC, Arkash Shetty, menyampaikan bahwa perusahaannya telah menandatangani kesepakatan pembelian kayu cendana dengan salah satu kelompok tani hutan tahun 2020.

“Kami berkomitmen untuk membangun industry kayu cendana di Aceh. Sejalan dengan hal tersebut, kami sudah mendirikan badan hukum Indonesia yang bernama PT. Eby Essentials sebagai bukti keseriusan berinvestasi di Aceh, ” jelas Arkash.

Selain melakukan pembelian kayu cendana dari petani, PT. Eby Essentials juga sedang mengajukan konsesi lahan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh untuk penanaman kayu cendana.

Penanaman ini ditujukan untuk menjamin pasokan bahan baku untuk Industri yang akan dibangun di Kawasan Industri Aceh Ladong. Arkash menambahkan bahwa penanaman kayu cendana oleh PT. Eby Essentials akan melibatkan transfer pengetahuan tentang bagaimana melakukan budidaya kayu cendana secara lebih cepat panen dan juga berkelanjutan. Menanggapi rencana PT. Ebby, Gubernur Aceh menyarankan agar segera direalisasikan, ” Apalagi saat ini, PT. PEMA sebagai pengelola KIA Ladong sedang menawarkan paket promosi investasi melalui pembebasan/pengurangan tarif sewa lahan. Prinsipnya First Come, First Serve” tambah Gubernur Aceh seperti dilaporkan Rahmadhani M.Bus untuk AcehHerald.com dari Abu Dhabi.

M Nasir Yusuf

- Advertisement -

Related Articles

Pagi Ini, Tores Bertolak Menuju Solo

BANDA ACEH I ACEH HERALD ASSALAMU’ALAIKUM Cek, meah Cek Zah, hana meutume kumpul, sebab singoh berangkat, karna ka di kirim tiket, meah cek, baru kabarin,...

Zona Oranye Meluas, Tren Kasus Covid-19 Meningkat

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Pandemi Covid-19 di Aceh masih mengalami pasang surut. Meski dipastikan belum tidak ada zona merah, namun zona oranye kian meluas....

Kapolres Jemput “Kue Surga” di Kediaman Balita Penyandang Bibir Sumbing

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH menjemput "Kue Surga" di kediaman Aulia Furqan, balita penderita bibir sumbing di Desa Dakuta,...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,723FansSuka
0PengikutMengikuti
17,500PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Pagi Ini, Tores Bertolak Menuju Solo

BANDA ACEH I ACEH HERALD ASSALAMU’ALAIKUM Cek, meah Cek Zah, hana meutume kumpul, sebab singoh berangkat, karna ka di kirim tiket, meah cek, baru kabarin,...

Zona Oranye Meluas, Tren Kasus Covid-19 Meningkat

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Pandemi Covid-19 di Aceh masih mengalami pasang surut. Meski dipastikan belum tidak ada zona merah, namun zona oranye kian meluas....

Kapolres Jemput “Kue Surga” di Kediaman Balita Penyandang Bibir Sumbing

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH menjemput "Kue Surga" di kediaman Aulia Furqan, balita penderita bibir sumbing di Desa Dakuta,...

9 Keuchik di Tapaktuan Dilantik, Ini Harapan Camat.

TAPAKTUAN | ACEH HERALD- Camat Tapaktuan, Halim Bahri SE atas nama Bupati Aceh Selatan melantik keuchik untuk sembilan gampong dalam Kecamatan Tapaktuan, periode 2021 –...

Harga Membaik, Laba Bersih Astra Agro Tohok Angka Rp 833 M

JAKARTA I ACEH HERALD DI TENGAH deraan pandemi global covid 19 yang membuat pertumbuhan ekonomi dunia terpuruk, manajemen PT Astra Agro Lestari Tbk masih saja...
- Advertisement -