Aceh Peringkat ke-7 Inflasi Tertinggi di Sumatera

BANDA ACEH | ACEHHERALD – Trend inflasi di bulan Februari terjadi penurunan, termasuk di Aceh yang bulan Desember sebesar 5.89 persen sedangkan Januari 2023 di angka 5,52 %. Angka ini lebih rendah dari Nasional sebesar 5,28 %. Hal.ini diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh, Rony Widijarto P, saat temu ramah untuk oertama kalinya … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD – Trend inflasi di bulan Februari terjadi penurunan, termasuk di Aceh yang bulan Desember sebesar 5.89 persen sedangkan Januari 2023 di angka 5,52 %. Angka ini lebih rendah dari Nasional sebesar 5,28 %.

Hal.ini diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh, Rony Widijarto P, saat temu ramah untuk oertama kalinya dengan awak media, Selasa (14/2/2023) di Kafe Teras Kota, Jalan AMD Batoh Kota Banda Aceh.

KPwBI Aceh didampingi Kepala Deputi BI Aceh Prabu Dewanto serta pejabat teras juga Humas BI Aceh, sudah sebulan menduduki jabatan KPwBI di Aceh menggantikan Kepala yang lama Achris Sarwana yang mutasi ke Jawa Barat.

Dikatakan Rony bahwa untuk daerah di Pulau Sumatera Bangka Belitung lebih rendah angka inflasi dibanding nasional, sementara itu Aceh menduduki peringkat ke-7 inflasi (yoy) tertinggi di Sumatera, dimana angka inflasi Aceh berkisar di angka 5,89 % di bulan Desember 2022 dan menurun di Januari 2023 sebesar 5,52 % yang lebih tinggi secara nasional 5,28 %. Meski inflasi di Aceh masih tinggi dibanding inflasi nasional, namun ujar Kepala BI Aceh, sudah menurun dibanding Desember 2022.

“Inflasi nasional lebih baik dibanding tetangga kita dan sekarang ini kita perlu mensyukuri semua Kepala daerah bekerja ekstra, sehingga dapat menekan angka inflasi apalagi pascakenaikan bbm kemarin itu,” katanya lagi dihadapan awak media siber, cetak, radio, maupun televisi yang ada di Banda Aceh.

Ditambahkannya, kelompok yang mengalami inflasi terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mengalami inflasi sebesar 1,62 % (mtm).

Ada top 5 komoditas penyumbang inflasi gabungan kota IHK di Provinsi Aceh (mtm):
1. Beras di Desember 2022 sebesar 0,04 % (mtm) meningkat di Januari 2023 sebesar 0,11%.
2. Ikan Tuna di Desember 0,00% meningkat di bulan Januari sebesar 0,06%.
3. Emas perhiasan di bulan Desember sebesar 0,06 % yang tetap setara dengan bulan Januari, yaitu 0,06%.
4. Minyak goreng tetap stabil dari Desember 2022 hingga bulan Januari 2023 di angka 0,04%.
5. Ikan Bandeng meningkat dari bulan Desember sebesar 0,01 % di bulan Januari 2023 di angka 0,03 %.

Baca Juga:  BBM BI Aceh dengan Awak Media, Aceh Inflasi Terendah ke 3 se-Sumatera

Selain itu, sebutnya, ada beberapa upaya yang terus dilakukan, seperti membuat strategi pengendalian inflasi yang terintegtasi dengan upaya mendorong produksi pangan dan olahan lokal. Juga penguatan kontinuitas pasokan komoditas holtikultura melalui pengaturan pola tanam, mitigasi kendala cuaca dan pemanfaatan cold storage/chiller. Hal ini penting dilakukan guna mendapatkan supplly komoditas yang lebih stabil sepanjang tahun.

Berita Terkini

Haba Nanggroe