Empat Jam Abdya Gelap Total, Akibat Transmisi Lintas Timur Ngadat

BLANGPIDIE|ACEH HERAD SELURUH kawasan yang tercakup dalam jaringan listrik interkoneksi wilayah timur dan barat Aceh, Rabu (18/05/2022) malam sekitar pukul 20.15 WIB mengalami padam total. Kondisi itu terjadi menyusul terjadinya black out atau gangguan transmisi sistem transmisi subsistem Aceh seperti diakui oleh Ridwan Saputra, Manajer Komunikasi PLN Aceh. Sebelumnya sempat beredar kabar jika pemadaman tersebut … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Salah satu rumah warga Abdya, yang layanan listriknya terputus, tadi malam. Foto Zainun Yusuf (achherald.com)

BLANGPIDIE|ACEH HERAD

SELURUH kawasan yang tercakup dalam jaringan listrik interkoneksi wilayah timur dan barat Aceh, Rabu (18/05/2022) malam sekitar pukul 20.15 WIB mengalami padam total. Kondisi itu terjadi menyusul terjadinya black out atau gangguan transmisi sistem transmisi subsistem Aceh seperti diakui oleh Ridwan Saputra, Manajer Komunikasi PLN Aceh.

Sebelumnya sempat beredar kabar jika pemadaman tersebut karena adanya pemeliharaan rutin di PLTU 1 dan 2 Nagan Raya. Namun warga mempertanyakan, mengapa kawasan timur yang didukung dengan listrik interkoneksi dari Belawan juga padam. Sementara kawasan lintas barat yang didukung oleh PLTU Nagan Raya juga padam.

Khusus dari wilayah Aceh Barat Daya dilaporkan, setelah sempat padam total selama satu jam lebih, sekitar pukul 21.29 WIB ada nyala kembali sejenak atau sekitar enam menit dan lalu padam lagi. Sementara di Banda Aceh, pasokan listrik mulai normal secara berangsur sejak pukul 22.10 WIB.  Secara bertahap kawasan di Banda Aceh pulih suplainya hingga normal menjlang pukul 23.00 WIB.

Sedangkan untukkawasan Abdya,pasokan listrik mulai normal sejak pukul 23.41 WIB, setelah empat jam daerah dengan semilan kecamatan itu gelapgulita.

Suasana jembatan Pante Pirak Band Aceh ketika listrikpadam. Foto M Nasir Yusuf (acehherald.com)

Di Kota Blangpidie, beberapa toko yang memiliki generator set (genset) pribadi listriknya tampak menyala, termasuk di beberapa tempat usaha di ibukota kabupaten sdn kecamatan yang memiliki genset.

Masyarakat atau para pelanggan sangat kecewa karena arus padam secara tiba-tiba, tanpa pemberitahuan dari PT PLN (Persero).  “Arus listrik padam pas jamaah selesai berdoa shalat isya, dan sebagian jamaah belum keluar dari rumah ibadah,” kata Salmin, jamaah Masjid Nurul Yaqin, Blangpidie, sekitar pukul 21.15 Wib tadi.

Karena arus padam mendadak, sementara persiapan belum ada sehingga banyak warga sibuk mencari lilin di kios-kios sekitar kampung.

Baca Juga:  Pj Bupati Muhammad Iswanto Tunaikan Zakat Fitrah Keluarga Besar Meuligoe

Pihak PT PLN ULP Blangpidie nenyampaikan informasi melalui WA bahwa arus listrik padam karena terjadi gangguan transmisi 150 kV Pht Arun – Bireun yang terjadi pada pkl 20.15 WIb.

Adapun Tim dari PT PLN (Persero) sedang dalam penanganan gangguan tersebut dan berupaya maksimal untuk penormalan listrik.  “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya Bapak/Ibu,” demikian informasi dari PT PLN ULP Blabgpidie.

Warga planggan PLN Blangpidie berharap agar pihak PLN puny safety cadangn jika terjadi black out seperti tadi malam. Misalnya dengan tetap menstandbykan pembangkit yang ada di PLN Blangpidie. Walaupun dengan kpasitas terbatas, hingga aktifitas pelanggan tidak terganggu secara total dan mendadak.

 

Penulis: Zainun Yusuf

Berita Terkini

Haba Nanggroe