
SINGAPURA I ACEH HERALD
TUAN rumah Piala AFF,Singapura pantas diberi acungan jempol. Tampil bagai banteng ketaton, dan hanya dengan sembilan pamain—belakangan malah hanya delapan orang– akibat terkena kartu merah, pasukan muda Negeri Singa mampu memaksa Garuda Muda Indonesia untuk mengutip tiket final Piala AFF hingga babak peroanjangan waktu.
Karena penyelenggaraan terpusat di Singapura, maka tak berlaku head to head dalam kemenangan kandang dan tandang. Bagi Indonesia inilah final yang keenam di PIala AFF. Walaupun untuk meraih itu pasukan PSSI harus menjalani laga ibarat meniti sekuel film horor.
Timnas Indonesia akhirnya menang 4-2 atas Singapura (agregat 5-3) dan lolos ke final Piala AFF untuk keenam kalinya. Sebelumnya, Timnas Indonesia lima kali lolos ke final Piala AFF, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. Hanya saja, skuad Garuda selalu tumbang dari lawan-lawannya di partai puncak.
Di Piala AFF 2000, Timnas Indonesia dipertemukan dengan Thailand racikan Peter Withe. Dalam laga yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Timnas Indonesia tumbang 1-4 dari Thailand. Saat itu, Worrrawoot Srimaka menjadi mesin gol Thailand dengan mencetak hattrick di laga tersebut. Sementara itu, gol tunggal Timnas Indonesia diciptakan Uston Nawawi. Selang dua tahun, Timnas Indonesia kembali bertemu Thailand, namun kali ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Timnas Indonesia berhasil menyamakan kedudukan via aksi Yaris Riyadi dan Gendut Doni.
Skor bertahan 2-2 dan berlanjut hingga adu tendangan penalti. Di babak inilah, Timnas Indonesia kalah 2-4 dari Thailand.
Lanjut ke Piala AFF 2004. Timnas Indonesia yang saat itu ditangani Peter Withe tumbang dengan agregat 2-5 dari Singapura dalam laga yang digelar dua leg. (Shin Tae-yong bisa ubah peruntungan Timnas Indonesia di Piala AFF) Kemudian di Piala AFF 2010, giliran Malaysia yang mengalahkan Timnas Indonesia dengan agregat 2-4. Terakhir, Thailand lagi-lagi menjadi momok bagi skuad Garuda setelah menang agregat 3-2 di final Piala AFF 2016.
Namun, catatan di atas hanyalah masa lalu. Tahun ini di bawah asuhan Shin Tae-yong, optimisme layak dikedepankan. Terbukti di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia sanggup mengalahkan tim kuat macam Malaysia dan Singapura, serta menahan Vietnam.
Di partai puncak yang berlangsung pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022, Timnas Indonesia akan menghadapi pemenang semifinal lain yang mempertemukan Vietnam dan Thailand. Laga leg II semifinal Piala AFF 2020 Thailand vs Vietnam digelar pada Minggu, 26 Desember 2021. Sebelumnya di leg pertama, Thailand menang 2-0 atas Vietnam.
Dalam laga semifinal itu kedua penjaga gawang terhitung menjadi palang pintu tangguh untuk tim mereka.. Kiper Indonesia Nadeo Arganiwinata yang mengingatkan kita dengan sosok De Gea mampu membuat anak anak Singaoura frustasi di lini depan. Bahkan kedua gol yang diciptakan terjadi melalui tendangan bola mati yang berakhir dengan skrimit di depan gawang.
Namun jujur saja man of th macth dalam laga senifinal yang menyesakkan ini adalah kiper Singapura Hasan Sunny yang mengingatkan kita dengan sosok kiper fenomenal Meksiko Jorge Campos atau bahkan juga kiper petarung Colombia Rene Higuita.
Karena Hassan Suny lah, Singapura mampu menyeret Indonesia untuk melalui koridor eksra time, setelah ia menggagalkan rentetan gempuran anak asuh Shin Tae Yong yang harusnya berbuah gol. Sementara nyaris sepanjang babak kedua Singapura tampil dengan sembilan pemain setelah Safwan Baharudin dan Intan Fandi, terkena kartu merah. Hasan Suny akhirnya malah pasrah saat mengganjal dengan keras Egy Maulana, sebagai upaya terakhir untuk menghalangi gawangny jebol. Dan Singaura pun tampil dengan delapan oemain di penghujung babak ekstra.

Saat keluar lapangan,justru Hasan Sunny mendapat aplaus luar biasa dari para oenonton yang sangat terhibur dengan penampilan gemilangnya.
Benar, perjuangan melelahkan harus dilalui timnas Indonesian untuk memastikan langkah ke final Piala AFF 2020. Melawan Singapura, Nadeo Argawinata tampil heroik. Sementara, Egy Maulana Vikri hadir membawa perubahan. Timnas Indonesia kembali menghadapi Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Pada leg pertama semifinal, Rabu (22/12/2021) lalu, Indonesia dan Singapura bermain imbang 1-1. Adapun, duel timnas Indonesia vs Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 kali ini kembali digelar di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (25/12/2021) malam WIB. Baca juga: Hasil Indonesia Vs Singapura: Menang Dramatis 4-2, Garuda Tembus Final AFF Drama-drama yang Mengiringi Langkah Indonesia ke Final Piala AFF 2020 Skor imbang 1-1 dan tidak adanya sistem gol tandang membuat pertandingan Indonesia vs Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 berjalan menarik.
Indonesia seakan menuntaskan laga semifinal itu dengan mudah, ketika duel baru bergulir 11 menit, Ezra Walian mampu membawa Garuda Muda unggul. Ezra menuntaskan umpan tarik Witan Sulaeman di dalam kotak penalti.
Menjelang turun minum, bek Singapura yakni Safuwan Baharudin mendapat kartu merah. Akan tetapi, dengan 10 pemain, The Lions justru bisa menyamakan skor melalui aksi Song Ui-young. Pada menit ke-67, wasit kembali mencabut kartu merah untuk Singapura. Kali ini, giliran Irfan Fandi yang harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Namun lagi-lagi, meski kalah jumlah pemain, Singapura bisa mencetak gol.
Shahdan Sulaiman menjebol gawang Indonesia yang dikawal Nadeo Argawinata melalui tendangan bebas akurat pada menit ke-74. Nmun tiga menit sebelum waktu normal selesai, Pratama Arhan mencetak gol balasan bagi Indonesia. Skor imbang 2-2 menjaga kans Garuda ke final Piala AFF 2020.
Akan tetapi, drama tak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-89, Singapura mendapatkan tendangan penalti. Penalti pada satu menit menjelang laga usai membuat The Lions di atas angin. Faris Ramli maju untuk menjadi eksekutor. Namun, Nadeo Argawinata memperpanjang napas Garuda.
Nadeo menggagalkan eksekusi penalti Faris Ramli pada menit krusial! Kegagalam Faris Ramli membuat lanak anak Singaoura down dan laga Indonesia vs Singapura pada waktu normal berakhir dengan skor sama kuat 2-2.
Skor imbang tersebut sekaligus memaksa duel Indonesia kontra Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 berlanjut ke extra time.
Keputusan Shin Tae-yong memasukkan Egy Maulana Vikri yang baru bergabung dengan skuad Garuda terbukti merupakan pilihan tepat. Selain keunggulan jumlah pemain, masuknya Egy Maulana Vikri mampu menghadirkan perubahan pada alur serangan timnas Indonesia.
Egy dan juga Irfan Jaya bermain agresif untuk menggempur pertahanan Singapura. Gol ketiga Indonesia melalui bunuh diri Shawal Anuar pun berawal dari kerja keras Egy menembus kotak penalti Singapura. Kemudian pada menit ke-105 babak extra time, Egy Maulana Vikri menjebol gawang Singapura dengan kakinya sendiri untuk mengunci kemenangan timnas Indonesia.
Drama dalam laga Indonesia vs Singapura ditutup oleh kartu merah yang diterima kiper Hassan Sunny pada menit ke-119. Kartu merah ketiga ini membuat The Lions bermain dengan delapan orang dan penyerang Ikhsan Fandi terpaksa menjadi kiper. Indonesia akhirnya bisa menang 4-2 atas Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Hasil Indonesia vs Singapura tersebut membawa Garuda melaju ke final Piala AFF 2020 dengan agregat 5-3 atas Singapura.




