
TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com-
Diduga akibat tersandung masalah hukum, kasus narkoba dan melarikan uang pembangunan gedung pemuda di Desa Labuhan Tarok Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, menyebabkan gedung yang sangat diharapkan pemuda setempat terbengkalai.
Namun demikian, Keuchik Labuhan Tarok, Maulidin Yunus menegaskan pihaknya akan segara menyelesaikan pembangunan gedung pemuda tersebut, walaupun bagaimana caranya.
“Ya sesuai hasil rapat keluarga, gedung pemuda yang belum rampung itu akan saya upayakan kelanjutkan pembangunannya,” kata Maulidin Yunus kepada wartawan di Tapaktuan, Sabtu (4/12/2021).
Ia juga menyebut, belum rampungnya pembangunan gedung pemuda itu akibat tim pelaksana kegiatan (TPK) kabur dari gampong tersebut.
“Tim TPK kabur dari gampong, diduga akibat tersandung persoalan hukum terkait kasus narkoba,” ungkapnya.
Kaburnya tim TPK tersebut, sambungnya, pihaknya juga sebelumnya telah melaporkan ke Inspektorat dan polisi dengan kasus dugaan penggelapan dana desa Gampong Labuhan Tarok.
“Karena dia kabur membawa dana pembangunan gedung pemuda. Dana itu masih ada sama dia,” ucapnya.
Sementara itu, Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS) Mayfendri SE meminta kepada pihak terkait agar mencermati persoalan Labuhan Tarok secara arif dan bijaksana.
“Karena berdasarkan investigasi di lapangan, belum rampungnya 100 persen pembangunan gedung pemuda itu akibat kaburnya tim TPK dari gampong itu,” sebutnya.
Penulis: Zulfan/ Aceh Selatan.


















