Legend Sigupai Pertegas Hegemoni, Gilas Manggala FC 5-2

El President Sumbang Tiga Assist Satu Gol Iswanto : Kami Masih Konsolidasi BANDA ACEH I ACEH HERALD SKUADRA veteran perantau Abdya di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam klub sepakbola Legend Sigupai FC, makin mempertegas hegemoni di level sepakbola eksekutif, setelah menggilas skuad Manggala FC yang dihuni para alumni IPDN dengan skor 5-2, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

  • El President Sumbang Tiga Assist Satu Gol
  • Iswanto : Kami Masih Konsolidasi
Laga Legend Sigupai FC versus Mandala FC di Stadion Harapan Bangsa, Rabu (18/08/2021). Foto Nurdinsyam

BANDA ACEH I ACEH HERALD

SKUADRA veteran perantau Abdya di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam klub sepakbola Legend Sigupai FC, makin mempertegas hegemoni di level sepakbola eksekutif, setelah menggilas skuad Manggala FC yang dihuni para alumni IPDN dengan skor 5-2, Rabu (18/08/2021) di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh.

Legend Sigupai yang tampil dengan kostum putih kombinasi hitam sempat dua kali tertinggal dalam perolehan gol.  Kemenangan dalam laga eksebishi itu  membuat pasukan asuhan Rizal Koto tersebut tak terkalahkan dalam sedikitnya 10 pertandingan terakhir.

Kemenangan komunitas anak anak dari Negeri Sigupai Abdya tersebut tak lepas dari kontribusi anggota kehormatan Legend Sigupai FC, AKBP Eddwi Kurniyant yang juga Wadir Lantas Polda Aceh, yang tampil penuh sepanjang laga, atau sejak masuk starting eleven. Berposisi sebagai gelandang serang, pamen Polda Aceh itu menjadi suplayer untuk barisan depan :Legend FC yang dihuni second striker Dien Kallon yang juga Presiden  Klub Legend Sigupai FC.

Dien Kallon,panggilan lapangan untuk Safaruddin (Wakil Ketua DPR Aceh) itu, tampil luar biasa dalam laga 2×45 menit itu. Tampil konstan sepanjang laga dan sempat cedera bahu akibat benturan dengan pemain lawan, Dien Kallon memberikan tiga assist yang berakhir gol. Selain itu juga mencetak salah satu dari lima gol Legend Sigupai yang merobek jaring Mandala FC.. “Alhamdulillah, sempat tertekan oleh pressing anak anak muda Manggala FC, teman teman berhasil menemukan ritme permainan mereka, dan melakoni itu secara konsisten sepanjang laga sisa, hingga kami meraih kemenangan. Terimakasih atas semua dedikasi pemain,” tutur Rizal Koto, sejenak usai laga.

Baca Juga:  DPR Sidak ke RSJ Aceh, Temuan: Makanan Pasien Tak Layak Konsumsi

Sementara Manajer Mandala VC, Zulfikar SSTP MSi bersama Co Manajer merangkap pemain, Muhammad Iswanto SSTP MSi yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, secara jujur mengakui jika skuat Legend Sigupai lebih unggul dan konsisten. Namun di sisi lain, Iswanto yang berposisi wing kiri dan sempat tampil selama 1×20 menit untuk menyemangati pasukannya di lapangan, mengatakan, laga itu sebagai upaya konsolidasi tim, setelah Lebaran Idul Adha. “Kami baru melakukan eksebishi perdana hari ini, setelah lebaran Idul Adha, dengan kata lain kami masih mencari format ideal untuk tim ini. Mudah mudahan dalam penampilan selanjutnya, teman teman makin solid dan saling memahami gestur di lapangan,” ujar Iswanto.

Ucapan duet manajer Manggala FC itu ada benarnya, karena skuad alumni STPDN tersebut sempat unggul dua kali dalam awal laga.  Namun karena faktor konsistensi jua yang mengakibatkan pasukan pamon praja itu balik keteteran hingga ditekuk 5-2 oleh lawannya.

Kedua tim tampil saling menekan sepanjang laga. Bahkan Manggala VC yang tampil impresiv dibarengi pressure ketat, membuka gol saat saat awal laga, melalui Azis. Secara perlahan, Dien Kalloon dkk bangkit dan melepaskan diri dari tekan. Adalah hentakan Jal Meukek ke gawang  Khaidir yang membuat marka menjadi 1-1.

Manggala VC yang tampil dengan jersey orange kembali membuat Dien Kallon dkk terhenyak oleh sebuah gol terukur Khalik di pertengahan babak pertama, hingga membuat Manggala FC kembali unggul 2-1. Namun lagi lagi anak anak Sigupai mampu menyamakan keduduk 2-2, sejenak tendangan fisrt time Uut merobek jaring gawang Manggala di penghujung babak pertama. Wasit Nasir menyudahi babak perdana itu dengan skor 2-2.

Baca Juga:  Geram dengan Statemen Menag soal Azan, Wakil Ketua DPRA Sebut Yaqut Menteri Kurang Ide

Memasuki babak penutup, kedua tim melakukan pergantian pemain, Elcapitan Askhalani ditarik keluar dan menyerahkan ban kapten kepada Safrizal. Selain itu entrenador Rizal Koto juga menarik Jal Meukek serta kiper Lingga dan balik memasukkan pemain oldcrack, antara lain mantan punggawa Persiraja, Marhunis, Jhonizar Muslim serta kiper pengganti Udin. Pergantian pemain juga dilakukan oleh Manggala VC.

Kombinasi darah segar dan starting line up membuat Legend Sigupai makin menemukan bentuk permainan  di babak kedua. Sementara pasukan Mandala FC balik berada dalam tekanan. Gol kemenganan Sigupai FC yang terhitung matang jam terbang, seperti menuggu waktu.

Lagi lagi El President Dien Kallon memberikan assist kepada Marthunis untuk mencetak gol ketiga untuk Sigupai. Memanfaakan skrimit di depan gawang yang diwarnai heading Dien Kallon membentur tanah serta dimanfaatkan secara apik dengan sundulan Martunis yang balik membobol gawang Khaidir.

Sigupai kembali menambah gol ke empat setelah hentakan Safrizal Husni yang menerjang jaring gawang Mandala. Gol tesebut karena assist Dien Kalon yang petang itu tampil dingin sebagai second striker. Adalah heading elpresident memanfaatkan skrimit usai sepak pojok yang secara terukur kembali membentur jaring Mandala FC sekaligus menutup laga dengan kemenangan Legend Sigupai dengan skors 5-2. “Ini adalah buah kerja kolektif, tak ada yang menjadi bintang. Anak anak tampil konsisten dengan moto satu untuk semua dan semua adalah satu,” kata Dien Kalon yang secara halus menolak diklaim sebagai contributor utama untuk pesta gol Legend Sigupai hari itu.

Berita Terkini

Haba Nanggroe