Zonasi Risiko Covid-19 Aceh Kian Kuning, Kasus Baru 47 Orang

BANDA ACEH | ACEH HERALD — Woowwww… Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Nasional yang dirilis per 7 Fabruari, Aceh kembali masuk peta zonasi risiko daerah kuning. Hal itu dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengutip data yang dikeluarkan Tim Pusat kepada AcehHerald.com, Selasa, (9/2/2021) di Banda Aceh. Dikatakan, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Juru bicara Satgas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani

BANDA ACEH | ACEH HERALD — Woowwww… Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Nasional yang dirilis per 7 Fabruari, Aceh kembali masuk peta zonasi risiko daerah kuning.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengutip data yang dikeluarkan Tim Pusat kepada AcehHerald.com,  Selasa, (9/2/2021) di Banda Aceh.

Dikatakan, berdasarkan data analisis per 7 Februari 2019, dan Aceh kian kuning. Pada rilis minggu lalu zona kuning di Aceh 10 kabupaten, kini menjadi 13 kabupaten. Sementara itu, 47 kasus baru Covid-19 bertambah di Aceh.

“Zona kuning di Aceh meluas lagi ke tiga kabupaten di Aceh,” tuturnya.
Ia menjelaskan,  pada minggu lalu zona kuning di Aceh meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya, Bireuen, Aceh Tenggara, Simeulue, Aceh Selatan, Nagan Raya, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Timur. Kini zona risiko rendah itu meluas ke Aceh Singkil, Aceh Jaya, dan Pidie.

Sementara 10 kabupaten/kota lainnya masih zona oranye, atau zona risiko sedang peningkatan kasus Covid-19, yakni Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Benar Meriah. Kemudian, Kota Subulussalam, Sabang, Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Kota Langsa, juga zona oranye.

Kesepuluh kabupaten/kota “oranye” ini hendaknya segera naik kelas menjadi zona kuning dengan berupaya lebih keras menurunkan kasus baru Covid-19, meningkatkan angka kesembuhan, dan menekan jumlah kasus meninggal dunia, sarannya.

“Zona oranye merupakan zona risiko sedang peningkatan kasus Covid-19, dan setiap warga kita himbau lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sesering mungkin,” anjurnya.

Kasus Kumulatif

Lebih lanjut, seperti biasa, Jubir Covid-19 yang juga Jubir Pemerintah Aceh itu melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh, sejak kasus pertama muncul pada 27 Maret 2020. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 secara akumulatif sudah mencapai 9.370 orang.

Baca Juga:  Aceh Peringkat 21 Covid Nasional, Kasus Baru 25 orang

Penderita Covid-19 yang masih dirawat di Aceh sebanyak 1.282 orang, yang sudah sembuh secara akumulatif sudah mencapai 7.710 orang, dan 378 orang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus baru positif Covid-19 yang paling banyak ditemukan di kalangan warga luar daerah, mencapai 27 orang, dan disusul warga Kota Banda Aceh sebanyak 17 orang. Kemudian warga Kabupaten Aceh Selatan, Kota Sabang, dan warga Kabupaten Aceh Tamiang, masing-masing satu orang.

“Pasien Covid-19 yang dilaporkan satu orang, yaitu warga Kota Lhokseumawe, dan tidak ada yang meninggal dunia,” tambahnya.

Kemudian SAG merinci, kasus-kasus probable di Aceh yang secara akumulasi saat ini sudah sebanyak 667 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 19 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 582 sudah selesai isolasi, dan 66 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 6.518 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.248 orang sudah selesai masa isolasi, 216 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 54 orang isolasi di rumah sakit.

Berita Terkini

Haba Nanggroe