
Satu Keluarga Tionghoa Masuk RICU
BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Seorang dokter umum senior yang terhitung lanjut usia, dr Bukhari MJ dinyatakan positif covid-19. Saat ini dokter yang punya banyak pasien itu telah dirawat di Ruang Pinere RSUDZA Banda Aceh. Dokter itu dipastikan terpapar covid dari seorang pasiennya yang etnis tionghoa.
Direktur RSUDZA Banda Aceh, DR dr Azharuddin SpOT melalui Humasnya, Rahmady SKM, malam ini, Jumat (10/07/2020) jelang tengah malam, mengakui jika dr Bukhari saat ini sedang dalam perawatan di Ruang Pinere RSUDZA, karena hasil swab tenggorokan dokter senior itu positif terpapar covid-19.
Menurut Rahmady, selain dr Bukhari, juga ada seorang asisten di lokasi praktiknya yang terinfeksi covid 19. Namun kondisi ke duanya sejauh ini tampak sehat sehat saja. “Mereka dalam kondisi sehat, namun tetap butuh isolasi dan perawatan hingga hasil swab ulang dinyatakan negative. Inti nya hanya butuh isolasi selama waku sesuai protokol covid-19,” tutur Rahmady.
Terungkapnya dr Bukhari positif covid-19, setelah sebelumnya, seorang pasien etnis tionghoa yang berobat ke praktek dr Bukhari di Apotek 46, terbukti covid-19 dari hasil swab tenggorokan. Petugas lalu mentracking pergerakan si pasien, dan ternyata sempat masuk ke praktek dr Bukhari. Setelah dilakukan test swab, ternyata dr Bukhari juga terpapar bersama seorang asisten prakteknya. Hingga segera dibawa ke RSUDZA.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap keluarga pasien dr Bukhari tersebut yang dilaporkan bermukim di Gampong Mulia atau tak jauh dari Methodist. Hasil akhir menyebukan jika anak, istri dan adik pasien pertama itu terpapar covid, hingga segera dirawat di ruang RICU RSUDZA. Artinya, satu keluarga etnis tionghoa itu kini telah dirawat di RSUDZA.
Beredar rumors jika virus korona yang menyerang keluarga tiongho itu bermuasal dari seorang anggota keluarga yang datang dari Medan, Sumut.

Sempat juga beredar rumors jika pasien covid yaitu kepala keluarga tionghoa itu dilaporkan meninggal, bakda isya. Namun rumors itu dibantah oleh Rahmady, humas RSUDZA. “Kami barusan menchek di ruang RICU ternyata tak ada yang meninggal hari ini, termasuk malam ini. Pasien masih seperti biasa, termasuk satu keluarga tionghoa itu,” tandas Rahmady.
Apotik 46 Ditutup
Sementara itu baru saja masuk laporan ke redaksi acehherald.com, jika apotik 46 tempat dr Bukhari praktik, untuk sementara waktu ditutup sampai batas waktu belum ditentukan.
Juga beredar rumos jika semua tenaga medis dan paramedis di lokasi praktik di Apotik Banda dan Apotik 46 akan dilakukan test swab, karena menjadi area perjalanan pasien positif covid-19.
Selain iu, lokasi praktik di Apotik Banda di Seutuy, tampak sedang dilakukan disinfenksi. Langkah yang sama juga dilakukan kerhadap kediaman dr Bukhari di Blower. Beberapa petugas, malam ini terlihat sedang menyemprot dis infektan di pekarangan hingga kawasan dalam rumah.
Penulis : Nurdinsyam




















