Aceh Perlu Strategi Baru Hadapi Ancaman Alih Fungsi Lahan

“Alih fungsi lahan harus mendapat perhatian serius. Jika ini terus dibiarkan, Aceh akan semakin bergantung pada beras dari luar daerah, bahkan bisa kehilangan identitasnya sebagai daerah penghasil padi,”
Ketua Genta Pangan Aceh, A Malik Musa. Foto: Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.Com – Ketahanan pangan Aceh menghadapi tantangan serius di tengah maraknya alih fungsi lahan pertanian. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengancam target swasembada beras yang selama ini menjadi tumpuan kebutuhan pangan masyarakat.

Ketua Gerakan Ketahanan Pangan (Genta Pangan) Aceh, A Malik Musa, menegaskan bahwa alih fungsi lahan sawah menjadi kawasan non-pertanian semakin sulit dikendalikan.

Menurutnya, hal ini bukan hanya mengurangi luas areal tanam, tetapi juga melemahkan posisi petani dalam menjaga produksi beras daerah.

“Alih fungsi lahan harus mendapat perhatian serius. Jika ini terus dibiarkan, Aceh akan semakin bergantung pada beras dari luar daerah, bahkan bisa kehilangan identitasnya sebagai daerah penghasil padi,” ujar A Malik Musa, Jumat (12/9/2025).

Ia menambahkan, tantangan lain yang dihadapi adalah rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Ditambah dengan masalah klasik seperti keterbatasan irigasi, akses pupuk, dan harga jual gabah yang tidak stabil, membuat swasembada beras semakin sulit dicapai.

Meski begitu, A Malik Musa tetap optimis bahwa Aceh masih memiliki peluang besar menjaga ketahanan pangan jika pemerintah dan masyarakat bekerja sama.

“Potensi lahan pertanian Aceh masih sangat luas. Yang dibutuhkan adalah regulasi tegas untuk melindungi lahan produktif, program pemberdayaan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program diversifikasi pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada beras, melainkan juga pangan lokal lain seperti jagung, ubi, dan sagu.

“Dengan langkah serius dan terarah, kita bukan hanya bisa swasembada beras, tetapi juga membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan,” pungkas A Malik Musa.

Laporan: Andika Ichsan

Baca Juga:  PT Hutama Karya Prediksi Liburan Natura Terjadi Lonjakan Pengguna di Jalan Tol Sibanceh
Kata Kunci (Tags):
ketahanan pangan, pangan aceh, genta pangan aceh, a malik musa,

Berita Terkini

Haba Nanggroe