6 Kecamatan di Aceh Utara Diterjang Badai, Ini Jumlah Rumah Rusak

BPBD melaporkan sebanyak 183 rumah rusak di enam kecamatan baik rusak ringan, sedang, dan berat. Toko 6 unit, cafe 3 unit, lapak pedagang 70 unit dan kios 4 unit.
Atap kedai yang diterjang angin kencang disertai hujan. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSEUMAWE | ACEHHERALD.com – Angin kencang disertai hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Kamis (18/7/2024) sekita pukul 16:30 WIB di enam kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, menyebabkan 183 rumah,  enam unit toko, tiga cafe, 70 lapak pedagang, dan empat unit kios rusak berat dan ringan.

Adapun wilayah yang diterpa angin badai di Kecamatan Langkahan, Tanah Luas, Matangkuli, Nibong, Paya Bakong, dan Baktiya.

Kalaksa BPBD Aceh Utara, Asnawi ST. MSM., mengatakan, di Kecamatan Langkahan menyebabkan sembilan unit rumah masyarakat rusak berat di Desa Langkahan, Meunasah Blang dan Tanjong Dalam Selatan.

Kemudian di Kecamatan Tanah Luas yang terdampak di Desa Paya, terputusnya saluran pipa gas, sementara itu, di Desa Rangkaya yang terdampak, yakni bangunan kios rusak di sepanjang jalan Exxon Mobil.

Desa lain yang rumah nya ditimpa pohon tumbang di Desa Ampeh, Tengoh Bereugang, Jumpa Beureugang, Desa Rayeuk Kuta,  Teungku Diballe, Blang, Blang Jrun, Alue Keujruen, dan Rawa.

Tim BPBD Aceh Utara membersihkan pohon yang tumbang. Foto: Ist

Di Kecamatan Tanah Luas, tercatat kerusakan rumah 90 unit, toko enam unit, cafe tiga unit, lapak pedagang 70 unit, dan kios 4 unit.

Kemudian di Kecamatan Matangkuli, rumah yang rusak berat tidak dapat dihuni lagi sebanyak dua unit, milik atas Cut Salmawati dan Syarwan.

Sedangkan rumah yang rusak ringan di Kecamatan Matangkuli sebanyak 35 unit, Kecamatan Nibong gampong yang terkena angin puting beliung di  Sumbok Rayeuk, Keh Nibong, Paya Terbang, Ranto, Seulunyok, dan Tanjong Putoh.

Lalu, Kecamatan Paya Bakong sebagian rumah rusak dibagian atap. Kemudian BPBD juga mencatat kerusakan rumah di Kecamatan Baktiya yang terdapat di Desa Matang Ulim Dusun Tengku Tuha.

Di Kecamatan Baktiya, masyarakat telah mengevakuasi  barang dagangannya ke tempat lebih aman.  warga yang rumahnya rusak berat mengungsi ke tempat famili dan pohon yang tumbang sudah dibersihkan..

Baca Juga:  Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut Akan Digelar pada 9 September 2024, Penutupan Tanggal 20

BPBD melaporkan sebanyak 183 rumah rusak di enam kecamatan baik rusak ringan, sedang, dan berat. Toko 6 unit, cafe 3 unit, lapak pedagang 70 unit dan kios 4 unit.

Penulis : Yuswardi

Kata Kunci (Tags):
Kalaksa BPBD Aceh Utara, bpbd aceh utara, badai, angin puting beliung, kerusakan bangunan, korban badai di aceh utara,

Berita Terkini

Haba Nanggroe