1 Dekade Berantas Korupsi Lewat Seni, KPK Road Show Movieday di Banda Aceh

Movie Day sendiri merupakan salah satu rangkaian acara dari ACFFEST untuk datang ke kota-kota terpilih dan melakukan screening film-film terpilih serta sharing bersama narasumber-narasumber yang sudah ahli di bidangnya.
Sesaat sebelum pemutaran film atau moviedays ACPPETS di Gedung Auditorium Aly Hasymi UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, Jumat (31/5/2024) sore. Foto dokumentasi Acehherald.com.

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.COM – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman, M.Ag., mengatakan bahwa uang kuliah mahasiswa bisa gratis dibayar negara jika tidak ada kasus-kasus korupsi.

“Makanya sejak dini mahasiswa selaku penerus pemimpin bangsa atau kelak menjabat sebagai pengambil kebijakan, agar menjauhkan diri berbuat korupsi,” saran Rektor UIN Ar-Raniry Banda aceh, di Anti Corruption Film Festival (Acffest) 2024 di Auditorium Aly Hasymi UIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh, Jum’at (31/5/2024).

Rektor UIN Ar-Raniry juga berpesan kepada ratusan mahasiswa dan mahasiswa yang hadir untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang termasuk dikategorikan korupsi, meski apa yang dilakukan itu terlihat sepele, tapi sejak dini menjauh dari perbuatan yang melanggar tersebut.

Seperti diketahui memperingati satu Dekade ACFFEST, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rangkaian kegiatan ACFFEST 2024 yakni *Roadshow Movie Day di Aceh* lewat Talkshow dan Film Screening.

Movie Day sendiri merupakan salah satu rangkaian acara dari ACFFEST untuk datang ke kota-kota terpilih dan melakukan screening film-film terpilih serta sharing bersama narasumber-narasumber yang sudah ahli di bidangnya.

Ajang yang terbuka untuk umum ini juga ditujukkan untuk menjadi salah satu media penyampaian kritik sosial misalnya terhadap kualitas pelayanan publik yang dapat dikemas salah satunya melalui film.

Harapannya, ACFFEST bisa mengajak anak muda untuk ikut berpartisipasi, aktif, kreatif, peduli, serta kritis dengan menuangkan ide ke dalam bentuk karya audio visual untuk terus berkontribusi dalam upaya mengampanyekan nilai-nilai antikorupsi.

Di acara tersebut, dihadirkan tiga narasumber, yakni:
1. Medio Venda, Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK
2. Sabrina Rochelle Kalangie, Sutradara Film (Noktah Merah Perkawinan, Terlalu Tampan, Culas, Love For Sale, Eggnoid: Cinta & Portal Waktu)
3. Erlina Marlinda, Karakter Utama Film Dokumenter Terbaik ACFFEST 2022.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem di RI hingga Pekan Depan

Putar 3 Film

Pada awal sesi ACFFEST tersebut, diputar tiga film pendek yang menang, salah satunya dengan judul Unbaedah. Dimana di film tersebut Unbaedah memerankan seorang ibu rumah tangga yang gemar membawa pulang kue atau nasi bungkus dari acara kenduri di Kampung.

Akhir cerita ibu-ibu mengerjai pemwran utama di film Unbaedah dan akhirnya menyesal untuk tidak melakukan hal tersebut.

Dari amatan awak media ini, teriakan dan keseruan mahasiswa dan mahasiswi yang menghadiri acara tersebut cukup seru, ditambah lagi sound film nya yang keras memicu yang hadir bak menonton di bioskop. Seru kata sejumlah mahasiswi yang hadir disana.

Salah satu mahasiswi FKIP USK, Ayu menyebutkan terkadang apa yang dilakukan seperti pemeran utama di film Unbaedah itu, masih terjadi di kehidupan masyarakat.

Jadi, ujarnya, kalau bisa film seperti ini bisa diputar dan di nonton masyarakat, sehingga mereka menjadi tahu bahwa perbuatan seperti yang dilakukan ibu Bagas dalam film tersebut adalah tindakan yang melanggar notabene awal mula perbuatan korupsi kecil kecilan.

Masih dari amatan awak media ini, ada lima ratusan lebih mahasiswa dari perguruan tinggi di kota Banda Aceh ini yang hadir di ACPPEST yang digelar KPK. Hampir semua yang ditanya mengaku seru dengan film yang diputar dan mendapat pencerahan serta edukasi dari kegiatan tersebut.

Sayang, saat sesi istirahat dan berkumandangnya adzan Ashar, listrik di Auditorium Aly Hasymi, padam, sehingga sebagian yang hadir keluar dari dalam gedung, termasuk tamu vip, seperti Rektor UIN Ar-Raniry, Kadiskominfo Aceh, Sekretaris Disbudpar Aceh, dan yang mewakili pejabat penting lainnya.

Meski begitu, separuh yang hadir tetap setia untuk mengikuti acara hingga selesai.

Baca Juga:  Hari Terakhir Uji Baca Al Qur'an KIP Bener Meriah, 141 Tidak Hadir, 8 Gagal
Kata Kunci (Tags):
kpk, 1 dekade berantas korupsi via seni, acppets, Anti-Corruption Film Festival, roadshow moviedays,

Berita Terkini

Haba Nanggroe