Konsisten Bagikan Dividen, Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Penciptaan Nilai Jangka Panjang

Sejak penggabungan usaha pada awal 2022, Indosat menunjukkan peningkatan dividen yang konsisten, menandakan peningkatan profitabilitas serta fokus perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham.
Peserta RUPST PT Indosat Tbk. Foto: Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA | ACEHHERALD.Com – PT Indosat Tbk (Indosat atau “IOH” atau “Indosat Ooredoo Hutchison” atau “Perseroan”) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024. Dalam kesempatan ini, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dividen kepada pemegang saham, sembari memperkuat landasan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.

Perusahaan tetap fokus menciptakan nilai bagi pemegang saham dan mempercepat peralihannya menjadi AI TechCo, yakni perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan guna meningkatkan efisiensi dan memperluas skala bisnis, kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, Rabu (28/5/2025).

Dalam RUPST ini, ujar Vikram Sinha, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp2.702.617.958.197 atau setara dengan Rp83,3 per saham.

Keputusan ini mencerminkan kinerja keuangan Indosat yang stabil pasca-merger serta menunjukkan kesungguhan perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan.

Sejak penggabungan usaha pada awal 2022, Indosat menunjukkan peningkatan dividen yang konsisten, menandakan peningkatan profitabilitas serta fokus perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham.

Indosat juga telah merumuskan kebijakan dividen yang menargetkan pembagian hingga 70% dari laba bersih pada 2026, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk memberikan imbal hasil optimal bagi pemegang saham sambil terus berinvestasi dalam proses transformasi menjadi AI TechCo.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan bahwa pembagian dividen ini mencerminkan kekuatan keuangan perusahaan serta tekad memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham.

Ia menambahkan, keputusan ini menunjukkan keyakinan para pemegang saham terhadap arah strategis perusahaan dan kemampuan tim dalam mewujudkan strategi yang berfokus pada pelanggan, selaras dengan misi memberdayakan Indonesia.

Sebagai bagian dari peralihan menuju AI TechCo, Indosat juga menyesuaikan izin usahanya dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020.

Baca Juga:  Inovasi Finding Oil Losses dari PEP Jambi Juara Kompetisi Digital Hackaton SKK Migas

Penyesuaian ini penting untuk menunjang ekspansi kegiatan usaha di bidang pengembangan perangkat lunak berbasis AI, layanan teknologi informasi dan komunikasi terpadu, konsultasi dan desain berbasis Internet of Things (IoT), serta layanan data di sektor strategis seperti kesehatan dan layanan keuangan digital.

Dalam perjalanannya sebagai AI TechCo, Indosat telah mencetak berbagai tonggak penting, termasuk menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN secara komersial.

Hal ini dicapai melalui kerja sama strategis dengan Nokia dan NVIDIA dalam ajang Mobile World Congress 2025 di Barcelona. Teknologi ini mendukung efisiensi 5G Cloud RAN dan mengurangi konsumsi energi secara signifikan.

Indosat juga mengeksplorasi adopsi AI di berbagai vertikal industri, salah satunya dengan menggelar acara Indonesia AI Day for Mining Industry.

Pertambangan adalah satu dari berbagai sektor yang berpotensi memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Selain pembagian dividen, RUPST secara keseluruhan telah memutuskan agenda berikut:
1. Persetujuan atas laporan tahunan, dan pengesahan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.
2. Persetujuan atas penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.

3. Persetujuan atas penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2025 dan pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi tahun 2025.
4. Persetujuan atas penunjukan Akuntan Publik Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

5. Persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.
6. Pembahasan atas laporan studi kelayakan yang disusun oleh Kantor Jasa Penilai Independen terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Baca Juga:  Gas Langka, Anggota DPRK Abdya Minta Disperindagkop Tindak Tegas

7. Persetujuan atas perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tentang Maksud, Tujuan, dan Kegiatan Usaha Perseroan.

RUPST telah menetapkan susunan anggota Direksi sejak tanggal 1 Agustus 2025 sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2027 dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:

Dewan Direksi Perseroan
1. Vikram Sinha sebagai Direktur Utama;
2. Lee Chi Hung sebagai Direktur;
3. Muhammad Buldansyah sebagai Direktur;
4. Irsyad Sahroni sebagai Direktur;
5. Ahmad Zulfikar sebagai Direktur;
6. Cheung Kwok Tung sebagai Direktur; dan
7. Syed Bilal Kazmi sebagai Direktur.

Dan susunan anggota Dewan Komisaris sejak ditutupnya RUPST ini dan sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2026 dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris Perseroan
1. Nezar Patria sebagai Komisaris Utama;
2. Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo sebagai Wakil Komisaris Utama;
3. Fok Kin Ning, Canning sebagai Wakil Komisaris Utama;
4. Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama sebagai Komisaris;
5. Rene Heinz Werner sebagai Komisaris;
6. Woo Chiu Man, Cliff sebagai Komisaris;
7. Cheung Kwan Hoi sebagai Komisaris;
8. Efthymios Tsokanis sebagai Komisaris;

9. Sugito Walujo sebagai Komisaris;
10. Achmad Syah Reza sebagai Komisaris;
11. Elisa Lumbantoruan sebagai Komisaris Independen;
12. Wijayanto sebagai Komisaris Independen;
13. Hernando sebagai Komisaris Independen;
14. Rudiantara sebagai Komisaris Independen; dan
15. Ajay Bahri sebagai Komisaris Independen

Laporan: Andika Ichsan

Kata Kunci (Tags):
indosat, indosat ooredoo hutchison, rapat umum pemegang saham tahunan, RUPST, tahun buku 2024,

Berita Terkini

Haba Nanggroe