BANDA ACEH | ACEHHERALD.COM – Sebentar lagi PON XXI Aceh-Sumut bakalan berakhir. Banyak cerita dari tamu yang datang, termasuk Ketua Panwasrah PON XXI Aceh-Sumut, Mayjen TNI Purn Andrie Tardiwan Utama Soetarno. Ia memuji transportasi yang Ok punya.
Alasan Andrie Tardiwan Utama Soetarno terdengar seperti “mengangkat telur”. Namun ia meyakinkan dan dipersilakan bertanya kepada para atlet atau offisial kontingen.
Ia mencontohkan saat tiba pertama kali untuk kegiatan PON Ke 21 ini di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) tanggal 2 September lalu. Pelayananan disana dan juga transportasi di kegiatan event olahraga tingkat nasional ini, sungguh sangat baik.
Selain transportasi, ujarnya, daerah ini yang diluaran kabarnya tidak aman, ternyata aman. <span;>”Sistem transportasi nya oke itu, sangat cepat dan nyaman lah kalau untuk salah satunya tapi itu untuk saya. Saya belum tahu dari yang lain ya dan itu yang saya lihat,” katanya lagi.
Awalnya ia membayangkan hal-hal seperti yang dibicarakan orang, namun setelah tiba di tempat, faktanya berbanding terbalik.
Misalnya warganya banyak yang nongkrong, bahkan para kontingen ngopi di warung atau di cafe hingga lewat tengah malam. Ini menandakan bahwa daerah ini aman-aman saja.
Terlepas dari persoalan konsumsi yang terlambat, lalu kericuhan saat pertandingan sepakbola antara Aceh dan Sulteng, kemarin itu. Lalu di akhir pelaksanaan PON cuaca buruk melanda di sebagian Aceh, Dari segi yang lain capaian Pekan Olahraga ini, sudah gemilang.
“Pada awal-awalnya, Saya merasakan ada persoalan khususnya konsumsi…ya konsumsi diawal-awal agak bermasalah. Namun itu biasa, di Papua itu sama juga. Yang salutnya, saat mendapat masalah, kemudian dirapatkan, besoknya sudah beres,” sebut Andrie Tardiwan Utama Soetarno.
Ada sisi lainnya yang belum pernah digelar saat PON, yakni Expo PON XXI Aceh-Sumut di Wilayah Aceh. Nilai plusnya dari kegiatan ini, perekonomian para pelaku UMKM jadi menggeliat dan masyarakat pun bisa menikmati kuliner dan produksi kerajinan khas daerah ini.
“Kegiatan ekspo menampilkan kuliner khas Aceh dan UMKM pun dilibatkan. Saya lihat cukup banyak masyarakat yang mengunjungi . Dan ada juga konser dari band lokal dan itu sangat antusias disaksikan warga,” sebutnya lagi.
Terakhir Ketua Panwasrah PON XXI Aceh-Sumut mengungkapkan tentang cuaca notabene sempat mengganggu jalannya pertandingan di sejumlah Cabor, seperti Paralayang, menembak, dan cabor yang bertanding outdoor. Meski begitu dapat diatasi dengan pengunduran waktu dan yang rusak sudah diperbaiki.




