
BANDA ACEH-ACEHHERALD.com
Menghadapi bulan Ramadhan 1441 H, stok sembilan kebutuhan pokok untuk Aceh dipastikan akan mencukupi. Hingga hari ini. stok gula masih tersedia 500 ton dan dalam minggu depan masih akan 500 ton lagi, yang akan dipasok distributor dari Jawa Timur. Sedangkan persediaan beras untuk Aceh malah surplus.
Hal itu dikemukakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Muslim Yakob M.Pd kepada wartawan, Jumat (17/4/2020) di Banda Aceh. “Insya Allah, kalau gula stoknya cukup. Sedangkan beras stoknya surplus,” ujarnya.
Menjawab Acehherald.com, menyangkut harga gula yang masih mahal di pasaran yang mencapai Rp 20 ribu per kg, Muslim Yakob, mengakui hal itu memang di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Aceh Rp 12.500 per kg. “Kalau harga memang masih di atas HET.
Namun, dalam kondisi sekarang ini, Muslim Yakob mengaku salut juga kepada seorang distributor gula asal Langsa, M Yusuf, yang siap memasok gula dalam kondisi harga-harga gula di Medan mahal dan sulit diangkut ke luar Sumatera Utara.
Dikatakan, selain yang yang dipasok oleh distributor, Muslim Yakob juga mengharapkan gula bersubsidi yang ditangani Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa segera masuk ke Aceh. Namun, keterangan yang diperoleh, gula asal Bulog itu baru akan masuk ke Aceh setelah 25 April 2020 mendatang.
Dikatakan, jika gula Bulog sudah masuk, Pemerintah Aceh akan berusaha melakukan operasi pasar dengan harga di bawah HET.



















