Bocah Piatu Panjupian itu Dibezuk Dua Kepala Daerah

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Bocah Al Furqan Munanta (11) yang menjelang remaja, namun kondisi tubuhnya jauh dari bocah seusianya itu, hanya menatap seakan tanpa kedip dari ranjang rawatnya di RSUDZA Banda Aceh, ketika Pj Bupati Abdya Darmansah dan isterinya Zulhijjah, serta Sekda Aceh Selatan Cut Syazlisma yang mewakili Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, membezuk … Read more

Pj Bupti Darmansah dan isterinya, Zulhijjah menghibur Alfurqan di ranjang rawatnya. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Bocah Al Furqan Munanta (11) yang menjelang remaja, namun kondisi tubuhnya jauh dari bocah seusianya itu, hanya menatap seakan tanpa kedip dari ranjang rawatnya di RSUDZA Banda Aceh, ketika Pj Bupati Abdya Darmansah dan isterinya Zulhijjah, serta Sekda Aceh Selatan Cut Syazlisma yang mewakili Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, membezuk Furqan, bocah yatim piatu yang menderita serangan saraf otak serta kurang gizi akut. “Kami datang kemari, untuk memastikan Furqan mendapat penanganan medis sesuai dengaan penyakit yang ia derita,” kata Darmansah yang diiyakan oleh Sekda Syazalisma.

Kedua petinggi dari dua daerah bertetangga itu diterima oleh Tarman, yang tak lain salah seorang paman Al Furqan yang selama ini merawat bocah malang yang tak lagi memiliki ayah dan ibunya itu. Al Furqan kini menghabisi hari harinya di atas ranjang pasien RSUDZA di kamar 2 ruang Arafah 1.

Pj Bupati Darmansah dan isterinya Zulhijjah tampak berusaha menghibur Al Furqan. Mereka berdua sampai membungkuk di atas ranjang, untuk lebih dekat dengan bocah malang itu. Tanpa sekat dan tanpa formalitas. Semuanya mengalir cair begitu saja.

Sekda Aceh Selatan dan Pj Bupati Abdya mengatakan, kedatangan mereka ke RSUDZA untuk melihat kondisi Al-Furqan yang merupakan pasien intervensi Dinas Sosial Aceh Selatan, yang kini telah  dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh.

Ketika berkunjung ke RSUDZA—Ruang Arafah 1 Kamar 2—tempat Al-Furqan dirawat sejak 24 Agustus 2023, Sekda Aceh Selatan dan Pj Bupati Abdya mendapatkan penjelesan dari Tarman mengenai riwayat penyakit keponakannya termasuk penanganan medis yang dilakukan. “Pada awal 2023 lalu, anak kami ini juga pernah dirawat di sini,” ujar Tarman didampingi istrinya.

Baca Juga:  Akhirnya 1.149 PPPK Pemko Banda Aceh Dilantik

Selain mendapat informasi dari pihak keluarga, kedua pejabat tersebut juga berkonsultasi dengan Kepala Ruangan Arafah 1 dan perawat yang menanganinya.

“Kami hanya bertugas sesuai arahan dokter dan memastikan pasien terlayani dengan baik selama dalam perawatan. Sedangkan mengenai penyakit, sepenuhnya kewenangan dokter untuk menjelaskan,” kata Kepala Ruangan ketika konsultasi dengan Pj Bupati Abdya Darmansah didampingi Sekda Aceh Selatan Cut Syazalisma.

Kini Alfurqan terpaksa melupakan sejenak, dinginnya air pemandian di Panjupian di bibir Kota Tapaktuan. Bocah malang itu kini hanya mampu menghitung hari di ranjang rawatnya. Semoga anak yatim piatu ini segera pulih dan menjalani masa ceria seorang anak laut dari Panjupian. Dua kepala daerah menjadi saksi dari cita cita sang bocah malang, sambil menitip kemudahan saat akan beranjak.

 

Penulis : Zulfan (Aceh Selatan)

Berita Terkini

Haba Nanggroe