Memberdayakan Disabilitas dan Kaum Miskin Lewat Bantuan Betor

KAUM disabilitas adalah kelompok berkebutuhan khusus yang benar-benar harus dapat perhatian semua pihak. Hal yang sama juga harus dilakukan terhadap kelompok masyarakat fakir miskin yang bermukim di Kota Lhokseumawe. Atas dasar itu, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya dan Wakilnya, H Yusuf Muhammad SE MM memberi perhatian dan bantuan khusus untuk para disabilitas di wilayah Pemerintah Kota … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya memberikan bantuan betor untuk salah seorang penerima.

KAUM disabilitas adalah kelompok berkebutuhan khusus yang benar-benar harus dapat perhatian semua pihak. Hal yang sama juga harus dilakukan terhadap kelompok masyarakat fakir miskin yang bermukim di Kota Lhokseumawe.

Atas dasar itu, Walikota Lhokseumawe  Suaidi Yahya dan Wakilnya, H Yusuf Muhammad SE MM memberi perhatian dan bantuan khusus untuk para disabilitas di wilayah Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Pemberian bantuan itu dimaksudkan agar kaum disabilitas yang memiliki berbagai keterbatasan mampu mandiri secara berkelanjutan.

Dalam kaitan itulah, belum lama ini Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, menyerahkan belasan beca motor (betor) untuk penyandang disabilitas yang berada di wilayah kepemimpinannya.

Pantai ujung Blang salah Kecamatan Banda Sakti satu tempat rekreasi yang ramai dimanfaatkan warga Lhokseumawe.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor walikota Lhokseumawe itu disaksikan oleh Asisten Administrasi Setda Kota Lhokseumawe, Ir. Mehrabsyah, MM dan Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil.

Dari 12 unit kendaraan bermotor roda tiga bantuan Pemko Lhokseumawe itu masing-masing satu unit untuk warga disabilitas, dan 11 unit lainnya berupa beca barang diperuntukan bagi masyarakat miskin.

Ridwan Jalil mengatakan, bantuan sarana dimaksud adalah untuk menunjang pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama  untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya.

Kota Lhokseumawe yang memiliki luas wilayah 181,1 km². Dari luas 181,1 ㎢, sebesar 60% dari luas Kota Lhokseumawe merupakan wilayah pemukiman penduduk  padat dan dihuni oleh sebanyak 195.186 jiwa data tahun 2016.

Pada dasarnya yang namanya Kota Lhokseumawe sebagai salah satu pulau kecil dengan luas sekitar 11 ㎢ yang dipisahkan oleh Sungai Krueng Cunda dan diisi bangunan-bangunan Pemerintah Umum, Militer, dan Perhubungan Kereta Api sejak masa Pemerintah Belanda.

Di pulau kecil ini telah berdiri pemerintahan Gampong, di antaranya Kampung Keude Aceh, Kampung Jawa, Kampung Kutablang, Kampung Mon Geudong, Kampung Teumpok Teungoh, Kampung Hagu, Kampung Uteuen Bayi, dan Kampung Ujong Blang yang kini terus berkembang sebagai salah satu pusat pemerintahan kota yang dikenal sebagai Kota Petro Dalar. (adv)

Baca Juga:  Ini Dia Capaian Vaksinasi; Banda Aceh Tertinggi, Aceh Utara Terendah

Berita Terkini

Haba Nanggroe