Tepilih Secara Aklamasi Pimpin PBSI Aceh, Safaruddin Siapkan Pokir Untuk Inprastruktur Bulutangkis Aceh

BANDA ACEH I ACEH HERALD SOSOK dengan seabrek kesibukan dan juga salah satu politisi muda papan atas Aceh saat ini,Safaruddin SSos MSP terpilih secara aklamasi memimpin atau menjadi Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh periode 2022-2026. Safaruddin yang kini tercatat sebagai Sekjen Gerindra Aceh itu, berjanji akan mengedepankan nilai nilai … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Safaruddin

BANDA ACEH I ACEH HERALD

SOSOK dengan seabrek kesibukan dan juga salah satu politisi muda papan atas Aceh saat ini,Safaruddin SSos MSP terpilih secara aklamasi memimpin atau menjadi Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh periode 2022-2026.

Safaruddin yang kini tercatat sebagai Sekjen Gerindra Aceh itu, berjanji akan mengedepankan nilai nilai kebersamaan serta fokus untuk menjalin sinergitas dengan pengurus bulutangkis kabupaten/kota di Aceh. “Bagi saya, prinsip dasar dalam PBSI ini membangun nilai kebersamaan. Provinsi harus bersinergi dengan kabupaten/kota. Organisasi ini harus menjadi wadah silaturahmi dan tentu saja mendulang prestasi untuk menaikkan marwah bulutangis Aceh di pentas nasional,” tutur Safaruddin yang juga rutin bermain bulutangkis itu.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRA dipercayakan sebagai ketua terpilih oleh pengurus cabang dalam musyawarah provinsi (Musprov) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (15/1/2022).

Penetapan pemilihan ketua Pemprov bulutangkis Aceh iu turut disaksikan Kabid Organisasi dan Kelembagaan PB PBSI, Topan Indrakarsa dan Kabid Pengembangan Daerah PB PBSI, Sudarto Adinugroho.

Safaruddin dalam sambutan perdananya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berjanji akan ‘memasyarakatkan’ atau menjadikan olahraga bulu tangkis sebagai gaya hidup di Aceh. “Bulu tangkis ini bukan hanya untuk mengejar prestasi, tapi bulu tangkis ini harus menjadi trendseter atau gaya hidup baru. Untuk itu kita libatkan banyak anak muda atau kaum milenials dalam kepengurusan,” kata Safaruddin.

Pada bagian lain, Safaruddin yang juga menjadi presiden klub Legend Sigupai yang menjadi tempat berhimpun legenda sepakbola perantau dari Barat Selatan Aceh itu juga berjanji akan fokus pada pembinaan atlet. Dalam kaitan itu ia berjanji akan berupaya mewujudkan fasilitas yang memadai untuk pembinaan atlet. “Saya sudah diskusi dengan Dispora Aceh, Saya sedang menyiapkan anggaran setiap tahun Rp 5 miliar melalui pokir Saya untuk membangun fasilitas atlet,” katanya yang diamini pengurus cabang.

Baca Juga:  Kendaraan Pribadi Mulai Diungsikan ke Masjid dan Mushalla

Safaruddin mengungkapkan bahwa Aceh tertinggal dibanding provinsi lainnya terkait infrastruktur olahraga bulu tangkis. “Ini menjadi tantangan bagi saya untuk mewujudkan mimpi itu,” ungkap dia.

Begitu juga dalam melahirkan prestasi, ia akan melakukan even zonasi (antar kabupaten/kota). Setelah itu baru ke even tingkat provinsi sebelum atlet Aceh dikirim ke Jakarta. “Kita sekolahkan mereka di Jakarta sampai mendapatkan jam terbang dan lawan tanding yang lebih berat daripada lokal, sehingga kita bisa berkompetesi untuk tingkat nasional,” tandas Safaruddin.

Berita Terkini

Haba Nanggroe