Sepekan Gadis Imut Kabur dari Panti, Ternyata di Rumah Nenek Teman

TAKENGON I ACEH HERALD Masyarakat Aceh Tengah kembali heboh mendengar kabar orang hilang selama tujuh hari. Pasalnya kabupaten yang berhawa dingin, itu baru saja digemparkan dengan peristiwa penculikan anak. Lalu, beredar kembali berita pencarian orang hilang di media sosial tentang gadis imut yangberinisial SH (17), yang sedang menempuh pendidikan di Yayasan Muhammadiyah Takengon. Gadis itu … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Gadis SH bermasa ibunya

TAKENGON  I ACEH HERALD

Masyarakat Aceh Tengah kembali heboh mendengar kabar orang hilang selama tujuh hari. Pasalnya kabupaten yang berhawa dingin, itu baru saja digemparkan dengan peristiwa penculikan anak.

Lalu, beredar kembali berita pencarian orang hilang di media sosial tentang gadis imut yangberinisial SH (17), yang sedang menempuh pendidikan di Yayasan Muhammadiyah Takengon. Gadis itu pun tinggal dipanti asuhan Mjhammadiyah.

Belakangan beredar rumors jika sejak  hari Selasa (7/9/2021) SH berangkat sekolah di SMA Muhammadiyah. Namun pada saat itu gadis belia itu, tidak hadir di sekolah dan tidak kembali ke Panti Asuhan selama tujuh hari. Pihak yayasan juga sudah menghubungi kedua orang tua nya, namun SH tidak ada bersama orang tuanya.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim, SIK., melalui Kasatreskrim AKP Ahmad Arief Sanjkaya, SH., menjelaskan SH telah kembali ke rumah orang tuanya, Selasa (14/9/2021) sekira pukul 10. 26 WIB.

Dari pengakuan sang gadis, ia pergi dari pnti asuhan yayasan tersebut naik becak menuju Kampung Lukup Badak, yang merupakan rumah nenek dari temannya yang bernama AN (17).

Sesampainya di rumah nenek AN, gadis belia ini, menceritakan bahwa ia tidak betah atau tidak nyaman berada di yayasan tersebut. Akhirnya SH tinggal bersama nenek temannya itu kurang lebih selama tujuh hari.

“Dia hanya tidak betah tinggal di pesantren, kalau kembali ke rumah orang tuanya pasti disuruh balik ke yayasan, makanya dia pergi ke Arul Badak tempat nenek kawannya,” ujar Arief. Selasa (14/9/2021).

Setelah melihat kehilangan SH viral di media sosial, akhirnya AN mengantar SH kembali ke rumah orang tuanya, selanjutnya pihak kepolisian setempat membawa SH ke Mapolres untuk dimintai keterangan. “Tidak ada motif lain di sini, hanya tidak betah di panti hingga dia pergi,” kata Arief.

Baca Juga:  Dyah Bagikan 257 Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu

Kini gadis 17 tahun ini, dalam keadaan sehat telah kembali ke pelukan ibunya dan berkumpul kembali bersama keluarga.

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe