Ghani Bantah Tinggalkan Kabul dengan Bawa Banyak Uang

DUBAI | ACEH HERALD- Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang hengkang dari negaranya untuk menghindari pertumpahan darah, ketika pasukan Taliban mulai masuk Kabul, Ibukota Afghanistan akhirnya buka suara. Ia menyangkal klaim yang menyatakan dia pergi membawa banyak uang, Rabu (18/8/2021). Dalam pelarian usai Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, Presiden kelahiran 19 Mei 1949 itu terbang … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Presiden Afghinistan, Ashraf Ghani sebelum melarikan dari dari Kabul. (Foto: Getty Images)

DUBAI | ACEH HERALD-

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang hengkang dari negaranya untuk menghindari pertumpahan darah, ketika pasukan Taliban mulai masuk Kabul, Ibukota Afghanistan akhirnya buka suara. Ia menyangkal klaim yang menyatakan dia pergi membawa banyak uang, Rabu (18/8/2021).

Dalam pelarian usai Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, Presiden kelahiran 19 Mei 1949 itu terbang ke Tajiskistan. Tapi, alumni Universitas Columbia kelahiran Logar, Afghanistan kini dia berada di Uni Emirat Arab (UEA).

“Jika saya tetap tinggal, saya akan menyaksikan pertumpahan darah di Kabul,” kata Ghani dalam sebuah video yang disiarkan di Facebook dan menjadi komentar publik pertamanya sejak dikonfirmasi bahwa dia berada di UEA.

Ghani menyatakan telah meninggalkan Kabul untuk mencegah pertumpahan darah. Dia dengan tegas membantah laporan bahwa membawa sejumlah besar uang saat meninggalkan istana kepresidenan.

Presiden Afghanistan yang digulingkan ini telah dikritik keras oleh mantan menteri karena meninggalkan negara itu tiba-tiba. Menurut Ghani, dia langsung pergi ketika pasukan Taliban memasuki Kabul pada akhir pekan lalu atas saran pejabat pemerintah.

Kabar tentang kepergian Ghani membawa sejumlah uang berasal dari laporan Kedutaan Besar Rusia di Kabul. Presiden Afghanistan telah meninggalkan Afghanistan dengan empat mobil dan satu helikopter yang dipenuhi uang tunai.

“Empat mobil penuh dengan uang, mereka coba memasukkan sebagian uang itu ke dalam helikopter, tetapi tidak semuanya muat. Dan sebagian uang itu dibiarkan tergeletak di landasan,” kata juru bicara Kedutaan Rusia di Kabul, Nikita Ishchenko.

Namun sejauh ini, rakyat Afghanistan belum menemukan tumpukan uang milik Ashraf Ghani yang menurut kedutaan besar Maskow tertinggal di landasan Bandara Kabul.

Baca Juga:  Aminullah Plt Ketua FKKA, Segera Pilih Pengurus Definitif

Berita Terkini

Haba Nanggroe