
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
BANDA ACEH | ACEH HERALD
GUBERNUR Aceh H Nova Iriansyah menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan Kualitas dan Produktifitas Siddhakarya tahun 2020 kepada 3 Usaha Kecil dan 3 Usaha Menengah serta 6 Bupati di Aceh, Rabu (09/12/2020) malam, di Ball Room Hermes Palace Hotel.
Penghargaan Sidhakarya untuk enam kepala daerah itu karena mereka dinilai telah melakukan pembinaan terhadap 6 UKM tersebut. Penghargaan tersebut juga sebagai bentuk Perhatian Pemerintah Aceh kepada UKM yg terbaik setelah melalui proses seleksi dari Dewan Juri Penilai terhadap 18 perusahaan terpilih.
Nova Iriansyah dalam sambutannya mengatakan, masalah ketenagakerjaan masih mnjadi iu penting di Aceh saat ini. Karena laju pertambahan tenaga kerja di Aceh yang terhitung signifikan. Sementara jumlah formasi kerja yang ada belum mampu menyerap potensi tenaga kerja tersebut. Data BPS mengungkapkan, hingga Agustus 2020 jumlah angkatan kerja di Aceh mencapai 2,527 juta orang atau bertambah 122 ribu orang dalam setahun terakhir.
Dari jumlah itu sebanyak 1,460 juta orang (61,88 persen) bekerja di sektor informal, hanya 0,9 jut orsn bekerja di sektor formal. “Artinya tingkat partiipasi angkatan kerja di Aceh mencapai 65,10 persen,” tutur Nova Irianyah.
Menurut Nova, salah satu upaya untuk mendorong produktifitas usaha adalah demgan membeti perlindungan dan kepastian hukum bagi semua investasi di Aceh. Sementara di sisi lain pemerintah di Aceh juga mempermudah proses regulasi dengan meniadakan proses birokrasi yang rumit dan berbelit, untuk proses perizinan investasi di Aceh. “Penghargaan Sidhakaryaini akan kita berikan kepada perusahaan yang punya kinerja yang baik setiap tahunnya,” kata Gubernur Aceh itu.
Karena penghargaan itu diberikan kepada perusahaan yang mnunjukkan produktifitas unggul di tingkat propinsi. Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam menerapkan konsep kualitas dan produktifitas di lingkungan usahanya.
Sementara itu Kadisnaker Mobduk Aceh, Ir Iskandar Syukri MT secara terpisah mengharapkan, mereka yang menerima piagam agar dapat lebih meningkatkan Kualitas dan Produktivitas, sehingga akan mampu bersaing di tingkat Nasional untuk menerima anugerah Paramakarya tahun 2021 yang diberikan oleh Presiden RI. “Pemprov Aceh akan terus mendukung upaya serta ikut melakukan pembinaan kepada UKM lain nya, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan Ekonomi daerah, khususnya terberdayanya pemilik usaha serta para pekerja.Sehingga akhinya diharapkan, dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang relative tinggi di Aceh yaitu masih di atas 5% dari jumlah angkatan kerja atau sekitar 160 ribu org, dan factor pengaruh Pandemi Covid 19 juga jadi penyebabnya,” kata Iskandar Syukri.
Turut hadir pada malam Anugerah Siddhakarya diantaranya dari Ditjen Bina Lattas Kemenaker RI, para kepala daerah atau yang mewakili yang meraih penghargaan, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur Aceh, serta unsur Kadin dan akademisi kampus di Aceh.(*)
PENULIS : NURDINSYAM




