
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
IZMIR | ACEH HERALD
GEMPA berkekuatan M-7 yang melanda Turki telah merenggut 100 jiwa korban meninggal akibat, sebagian besar mereka yang meninggal, karena terjepit di reruntuhan gedung-gedung bertingkat.
Gempa bumi di Laut Agea tak hanya merenggut 100 jiwa, tapi hampir seribu lainnya mengalami luka-luka. Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengumumkan, 98 orang meninggal dunia di Kota Izmir, Turki Barat.
Sementara, dua orang remaja ditemukan meninggal di Pulau Samos, Yunani, yang juga terdampak gempa. Gempa ini merupakan bencana alam paling mematikan yang melanda Turki dalam hampir satu dekade.
Seperti dilansir laman Anadolu Agency, AFAD mencatat, sebanyak 147 orang saat ini dirawat di fasilitas medis. Sebanyak 994 orang terluka dengan catatan 847 dari mereka sudah keluar dari rumah sakit.
Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan, 12 dari mereka yang menerima perawatan berada dalam perawatan intensif. Sementara, lima lainnya dalam kondisi kritis.
Pada Jumat pekan lalu waktu setempat, gempa bumi berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang Izmir, kota terbesar ketiga di Turki. Izmir memiliki populasi sekitar 4,37 juta. Gempa juga sempat memicu gelombang tsunami, namun naiknya air lain tidak separah apa yang pernah dialami masyarakat pada 26 Desember 2004 lalu.



















