
JAKARTA | ACEH HERALD.com –Kabar duka datang dari keluarga mantan menteri agama RI (1998-1999) dan Menteri Pendidikan Nasional, Prof Abdul Malik Fadjar.
Abdul Malik Fadjar meninggal dalam usia 81 tahun. Tokoh kelahiran Yogyakarta, 22 Februari 1939 ini telah malang melintang di pemerintahan, khususnya sejak Era Reformasi.
Tak hanya memimpin Kementerian Agama pada era Presiden BJ Habibie, ia juga tercatat pernah menjadi menteri pendidikan nasional periode 2001-2004. Antara tahun 2015 dan 2019 ia juga menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI.
Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel tersebut dilaporkan meninggal karena sepuh. Usia beliau sudah 81 tahun.
Abdul Malik Fadjar yang juga dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah. Dia pernah menjabat Ketua PP Muhammadiyah pada periode 2005-2009.
Kabar meninggalnya Abdul Malik Fadjar dibenarkan oleh Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. Abdul Malik Fadjar meninggal di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Belum diketahui penyebab meninggalnya Abdul Malik Fadjar. Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyebut Abdul Malik Fadjar sudah sepuh.
“Kurang mengetahui, tetapi sempat dirawat di RS Mayapada. Mungkin beliau sudah sepuh,” kata Dadang terpisah.
“Kami sangat berduka atas wafat beliau banyak berjasa pada Muhammadiyah. Semoga husnul khotimah dan segala amalnya diterima Allah SWT,” ucap Dadang.
Selain sebagai Mendiknas, Abdul Malik Fadjar pernah menjadi Menteri Agama (Menag) pada Kabinet Reformasi Pembangunan saat Presiden BJ Habibie menjabat. Dia juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang menjabat sejak 19 Januari 2015.
sumber : republika.co.id/detikcom



















