Acehherald.com | BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh yang juga Pembina Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Aceh, Marlina Usman, secara tegas menginstruksikan pembentukan pengurus YJI di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat edukasi dan promosi kesehatan jantung di tengah masyarakat Aceh.
Dalam arahannya, Marlina menekankan pentingnya peran YJI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat. “Saya mengimbau agar setiap daerah segera membentuk kepengurusan YJI. Dengan adanya struktur yang jelas, kita bisa menjangkau lebih luas dan bekerja lebih efektif dalam menyuarakan pentingnya menjaga jantung tetap sehat,” kata Marlina.
Marlina juga menyebutkan bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Aceh, dan upaya preventif harus digencarkan mulai dari tingkat gampong. “Edukasi itu harus dimulai dari rumah tangga. Maka sinergi antara YJI, PKK, dan pemerintah daerah sangat penting agar program-program ini tidak hanya berhenti di kota, tetapi juga sampai ke pelosok,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kerja sama yang telah berjalan antara YJI dan berbagai lembaga di tingkat provinsi, namun menilai perlu ada percepatan gerakan di tingkat daerah. Dengan kepengurusan YJI yang terbentuk secara menyeluruh, diharapkan program seperti senam jantung sehat, cek kesehatan rutin, dan penyuluhan gizi bisa lebih merata.
Pembentukan kepengurusan ini juga akan diikuti dengan pelatihan kader serta integrasi program YJI dengan kegiatan PKK, Dinas Kesehatan, dan organisasi masyarakat lainnya. Marlina menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan masyarakat Aceh yang sehat, produktif, dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jantung.




















