Pedagang Keluhkan Daya Beli Pembeli Menurun Meugang Ramadhan 2024 di Tapaktuan

Rosbi menambahkan tahun lalu daya beli masyarakat untuk membeli daging sangat tinggi hingga ia sempat mengabiskan delapan ekor kerbau dan sapi, untuk meugang kali ini cukup lima ekor saja.
Lapak penjual daging Meugang di Pasar Inpers Tradisional Tapaktuan, sepi pembeli. Foto: Zulfan

Iklan Baris

Lensa Warga

TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com – Harga daging meugang di Pasar Inpers Tradisional Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, jelang bulan Ramadhan 1445 H mencapai Rp200.000 per kilogram, penjualan meugang awal puasa tahun ini tergolong sepi pembeli.

Pedagang daging musiman, Rosbi (59), Minggu (10/03/2024) kepada Aceh Herald, mengatakan untuk meugang atau punggahan tahun ini harga daging kerbau dan sapi dijual sekitar Rp200.000/kg.

“Sejak kemarin hingga hari ini, daya beli konsumen terhadap daging meugang sangat sepi, berbeda dengan tahun lalu,” katanya.

Rosbi menambahkan tahun lalu daya beli masyarakat untuk membeli daging sangat tinggi hingga ia sempat mengabiskan delapan ekor kerbau dan sapi, untuk meugang kali ini cukup lima ekor saja.

“Selain daging, kita juga menjual tulang kerbau dan sapi dengan harga Rp100.000 per kilogram sedangkan tetelan juga banyak dicari yang kita bandrol Rp100.000 per kilogram,” jelasnya.

Ditempat lain, seperti di Kecamatan Samadua untuk harga daging kerbau dilepas pedagang Rp200.000 per kilogram, selain itu untuk daging sapi berkisar Rp220.000 per kilogram.

Penulis: Zulfan

Baca Juga:  Efek Corona, Jepang Kaji Usulan Relokasi Industri dari Cina
Kata Kunci (Tags):
meugang, punggahan, ramadhan 2024, Pasar tradisional tapaktuan, daging sapi, daging kerbau, harga daging,

Berita Terkini

Haba Nanggroe